Ballon d'Or: Fenomena Mbappe dan Akhir Dominasi Messi-Ronaldo

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Prancis dan Paris St Germain, Kylian Mbappe menari bersama dengan Martin Solveig saat meraih Trophee Kopa dalam acara penghargaan Ballon d'Or di The Grand Palais, Paris, 3 Desember 2018.  REUTERS/Benoit Tessier

    Penyerang Prancis dan Paris St Germain, Kylian Mbappe menari bersama dengan Martin Solveig saat meraih Trophee Kopa dalam acara penghargaan Ballon d'Or di The Grand Palais, Paris, 3 Desember 2018. REUTERS/Benoit Tessier

    TEMPO.CO, Jakarta - Dominasi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo selama satu dekade di ajang penghargaan pemain terbaik dunia Ballon d'Or berakhir. Untuk tahun ini, penghargaan yang diberikan majalah France Football itu direbut Luka Modric, yang membawa Real Madrid menjuarai Liga Champions serta mengantar Kroasia jadi runner-up Piala Dunia 2018.

    Baca: Wartawan Tempo Jadi Juri Ballon d'Or untuk Kedelapan Kalinya

    Dalam polling tahun ini, Ronaldo hanya berada di posisi kedua, sedangkan Messi di urutan kelima. Sebelumnya, keduanya pernah sama-sama meraih penghargaan ini lima kali.

    Apakah ini berarti berakhirnya era kejayaan Ronaldo dan Messi? Mungkin terlalu cepat untuk menyimpulkan seperti itu. Musim ini keduanya masih mampu membuktikan diri sebagai pemain penting dan menentukan di timnya, termasuk Ronaldo yang pindah ke Juventus. Mereka tampil tajam dan mampu bersaing dalam daftar top skor kompetisi domestik dan Eropa. Mereka juga mampu membawa timnya jadi kandidat terkuat juara di level domestik.

    Baca: Kata Messi Setelah Hanya Menempati Urutan Kelima Ballon d'Or

    Tapi, tak bisa dipungkiri usia mereka sudah tak muda lagi. Ronaldo sudah 33 tahun dan Messi menginjak 31 tahun. Ibarat gelombang, di belakang mereka ada kumpulan pemain muda yang mengancam dominasi mereka.

    Neymar adalah salah satu nama yang sejak lama dianggap akan jadi penerus keduanya. Pemain Brasil berusia 26 tahun, tak mampu masuk 5 besar dalam Ballon d'Or musim ini, tapi bakat dan kehebatannya tak bisa dipungkiri. Pemain Paris Saint-Germain ini tampaknya tinggal menunggu waktu untuk mencari panggung dari Messi dan Ronaldo.

    Baca: Profil Luka Modric, Peraih Ballon d'Or yang Pernah Jadi Penggembala Kambing

    Tapi, Neymar bisa saja gagal menancapkan kakinya dengan mapan karena ancaman pemain yang lebih muda yakni Kylian Mbappe, pemain Prancis berusia 19 tahun. Dalam Ballon d'Or musim ini, ia bahkan mampu menempati posisi keempat, setingkat lebih baik dari Messi. Mbappe juga terpilih untuk meraih piala Ballon d'Or U-21 (Kopa Trophee) yang diberikan untuk pemain muda terbaik.

    Mbappe, yang baru berusia 19 tahun, tampil gemilang sepanjang tahun ini. Ia antara lain mencetak gol-gol krusial  untuk mengantar timnas Prancis menjuarai Piala Dunia 2018. Ia mampu mencetak 4 gol di turnamen sepak bola terbesar di dunia itu. Termasuk satu gol ke gawang Kroasia pada partai final.

    Dengan usia belia dan kemampuan luar biasa, Mbappe tak pelak lagi akan jadi generasi hebat berikutnya setelah era Messi dan Ronaldo. Ia diprediksi akan jadi pesaing utama Neymar dalam perebutan Ballon d'Or masa mendatang, bersama pemain muda lain yang dia kalahkan dalam perebutan Kopa Trophee musim ini termasuk Trent Alexander-Arnold, Patrick Cutrone, Gianluigi Donnarumma, Christian Pulisic, dan Justin Kluivert.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.