BWF World Tour Finals, Anthony Ginting Diharapkan Bikin Kejutan

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulu tangkis Anthony Sinisuka Ginting berusaha mengembalikan kok ke arah lawannya,Kento Momota pada final China Open 2018 di Changzhou, Cina, Ahad, 23 September 2018. Anthony Sinisuka Ginting mengalahkan Momota dengan skor akhir 23-21 dan 21-19. ANTARA/Humas PP PBSI

    Pebulu tangkis Anthony Sinisuka Ginting berusaha mengembalikan kok ke arah lawannya,Kento Momota pada final China Open 2018 di Changzhou, Cina, Ahad, 23 September 2018. Anthony Sinisuka Ginting mengalahkan Momota dengan skor akhir 23-21 dan 21-19. ANTARA/Humas PP PBSI

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim bulu tangkis Indonesia mengharapkan kejutan dari penampilan tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting dan ganda campuran Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja dalam turnamen BWF World Tour Finals 2018 di Guangzhou, Cina, 12-16 Desember.

    "Peluang Ginting cukup baik. Semoga saat pertandingan, Ginting bisa tampil maksimal, lebih berani, dan yakin karena dia sudah bagus pada penampilan terakhir," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Susy Susanti di Jakarta, Senin.

    Susy mengatakan pasangan campuran Hafiz/Gloria masih perlu untuk bermain konsisten agar membuat kejutan dalam turnamen final berhadiah total US$ 1,5 juta tersebut.

    "Mereka belum dapat diandalkan sebagaimana Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Tapi, progres Hafiz/Gloria sudah terlihat karena mereka sudah pernah juara. Tapi, mereka perlu bermain konsisten," kata Susy.

    Turnamen World Tour Finals, menurut Susy, menjadi ajang perbaikan peringkat bagi Hafiz/Gloria karena ganda Merah-Putih yang meraih peringkat 12 pada pekan kedua Desember 2018 itu perlu menembus lima besar dunia.

    "Kami berharap mereka lebih matang dalam pertandingan pada turnamen 2019 dan tembus peringkat lima besar dunia," kata peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 itu.

    Indonesia, lanjut Susy, menandang kejuaraan final di Guangzhou sebagai proyeksi persaingan cabang bulu tangkis di dunia pada 2019.

    "Ada atlet yang kami targetkan juara. Ada atlet yang kami targetkan perbaikan peringkat. Ada atlet juga yang kami minta untuk menambah pengalaman. Termasuk, atlet yang untuk membantu seperti pasangan Hendra Setiawah/Mohammad Ahsan," katanya.

    Indonesia mengirimkan enam wakil pada kejuaraan World Tour Finals 2018. Mereka adalah dua atlet tunggal putra Anthony Ginting dan Tommy Sugiarto, dua pasangan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu, dan ganda campuran Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.
    Berikut hasil undian Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) pada Senin, untuk pertandingan World Tour Finals 2018:

    Tunggal Putra

    Grup A

    1. Chou Tien Chen (Cina Taipei)
    2. Shi Yuqi (Cina)
    3. Son Wan Ho (Korea)
    4. Anthony Sinisuka Ginting (Indonesia)

    Grup B

    1. Kento Momota (Jepang)
    2. Tommy Sugiarto (Indonesia)
    3. Kantaphon Wangcharoen (Thailand)
    4. Sameer Verma (India)

    Tunggal Putri

    Grup A:

    1. Tai Tzu Ying (Cina Taipei)
    2. Akane Yamaguchi (Jepang)
    3. Pusarla V. Sindhu (India)
    4. Zhang Beiwen (Amerika Serikat)

    Grup B:

    1. Nozomi Okuhara (Jepang)
    2. Chen Yufei (Cina)
    3. Ratchanok Intanon (Thailand)
    4. Michelle Li (Kanada)

    Ganda Putra

    Grup A:

    1. Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon (Indonesia)
    2. Han Chengkai/Zhou Haodong (Cina)
    3. Li Junhui/Liu Yuchen (Cina)
    4. Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen (Denmark)

    Grup B:

    1. Chen Hung Ling/Wang Chi-Lin (Cina Taipei)
    2. Liao Min Chun/Su Ching Heng (Cina Taipei)
    3. Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (Indonesia)
    4. Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang)

    Ganda Putri

    Grup A:

    1. Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi (Jepang)
    2. Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Indonesia)
    3. Chen Qingchen/Jia Yifan (Cina)
    4. Du Yue/Li Yinhui (Cina)

    Grup B:

    1. Mayu Matsutomo/Wakana Nagahara (Jepang)
    2. Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai (Thailand)
    3. Lee So Hee/Shin Seung Chan (Korea)
    4. Gabrielle Stoeva/Stefani Stoeva (Bulgaria)

    Ganda Campuran

    Grup A:

    1. Zheng Siwei/Huang Yaqiong (Cina)
    2. Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (Thailand)
    3. Goh Soon Huat/Shevon Jemie Lai (Malaysia)
    4. Marcus Ellis/Lauren Smith (Inggris)

    Grup B:

    1. Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang)
    2. Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (Malaysia)
    3. hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja (Indonesia)
    4. Wang Yilyu/Huang Dongping.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.