Liga Champions: Ini Cerita Penyelamatan Gemilang Alisson Becker

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kiper Liverpool, Alisson Becker, melakukan pemanasan sebelum pertandingan pramusim melawan Chelsea di  Stadion Aviva, Dublin, Irlandia, 4 Agustus 2018. Liverpool memboyong Alisson Becker dari AS Roma dengan biaya transfer 66,8 juta pound sterling atau sekitar Rp 1,2 triliun. REUTERS/Clodagh Kilcoyne

    Kiper Liverpool, Alisson Becker, melakukan pemanasan sebelum pertandingan pramusim melawan Chelsea di Stadion Aviva, Dublin, Irlandia, 4 Agustus 2018. Liverpool memboyong Alisson Becker dari AS Roma dengan biaya transfer 66,8 juta pound sterling atau sekitar Rp 1,2 triliun. REUTERS/Clodagh Kilcoyne

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, mengaku tak punya kata yang tepat untuk mengomentari penyelamatan gemilang kipernya, Alisson Becker, dalam kemenangan 1-0 atas Napoli yang memastikan kelolosan timnya ke babak 16 besar Liga Champions.

    "Penyelamatan Alisson, saya tak punya kata yang tepat untuk mengomentari itu," kata Klopp selepas laga usai sebagaimana dilansir laman resmi UEFA.

    Alisson, kiper asal Brasil, melakukan penyelamatan yang bukan saja gemilang tetapi juga amat penting atas keberhasilan Liverpool mengalahkan Napoli dalam laga pamungkas penyisihan Grup C Liga Champions.

    Penyerang pengganti Napoli, Arkadiusz Milik, berhasil melewati kawalan Dejan Lovren dan memiliki peluang di depan gawang serta melepaskan tendangan keras pada masa injury time yang sayangnya masih bisa dihalau Alisson dengan menggunakan badannya.

    Penyelamatan itu membuat keunggulan yang dimiliki Liverpool lewat gol indah Mohamed Salah di babak pertama tetap terjaga hingga peluit tanda laga usai berbunyi.

    "Periode tersulit adalah setelah kami unggul 1-0. Kedua tim menggila sejak itu. Saya sangat bangga dengan apa yang dilakukan para pemain malam ini," kata Klopp.

    Klopp juga menyebut seluruh pemainnya tampil sangat berbeda dibandingkan dengan pertemuan pertama melawan Napoli yang berakhir dengan kekalahan 0-1 di San Paolo dua bulan lalu.

    "Semunya berubah dalam pertandingan tadi. Pertemuan pertama bahkan menjadi keuntungan bagi kami, sebab karena itu mereka tidak tahu siapa kami sebenarnya, penampilan di sana bukanlah kami yang sebenarnya," kata Klopp.

    "Para pemain kali ini bermain sepenuh hati. Pertahanan dan tekanan kami tadi salah satu yang terbaik yang pernah saya lihat," ujarnya menambahkan.

    Berkat kemenangan 1-0 di Anfield, Liverpool lolos ke babak 16 besar Liga Champions sebagai peringkat kedua Grup C mendampingi Paris Saint-Germain.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.