Juara di Kejurnas PBSI Bakal Magang di Pelatnas

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Ihsan Maulana Mustofa mengembalikan kok ke arah lawan pebulu tangkis Kanada Antonio Li pada babak penyisihan grup Piala Thomas 2018 di Impact Arena, Bangkok, Thailand, 20 Mei 2018. Tim Thomas Indonesia menang atas Kanada 5-0. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Ihsan Maulana Mustofa mengembalikan kok ke arah lawan pebulu tangkis Kanada Antonio Li pada babak penyisihan grup Piala Thomas 2018 di Impact Arena, Bangkok, Thailand, 20 Mei 2018. Tim Thomas Indonesia menang atas Kanada 5-0. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Menutup 2018, Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menggelar Tiket.com Kejuaraan Nasional di Britama Arena, 18-22 Desember 2018. Bagi pemain muda, Kejurnas jadi kesempatan emas untuk bergabung ke pemusatan latihan nasional (Pelatnas) di Cipayung, Jakarta.

    Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti, menyatakan, Kejurnas merupakan ajang mencari para pemain muda dan potensial. Menurut dia, Kejurnas merupakan puncak penilaian bagi para pemain dan  prosesnya diawali sejak awal 2018. "Ada proses pengumpulan poin dari prestasi selama satu tahun yang puncaknya di Kejurnas," kata dia di Jakarta, Senin, 17 Desember 2018.

    Susy menuturkan para juara di kelompok taruna divisi satu dipastikan akan mengisi Pelatnas. Para pemain, ucap dia, akan mendapat kesempatan berlatih (magang) di Pelatnas selama enam bulan untuk dinilai berbagai aspek yang diperlukan PBSI. "Kami akan menilai fisik, teknik, karakter, disiplin serta daya juangnya," ucap Susy.

    Kejurnas secara bergantian setiap tahun mempertandingan nomor perorangan dan beregu. Pada tahun genap memainkan nomor beregu dan tahun ganjil untuk perorangan. Selain terbagi menjadi dua kelompok usia (dewasa dan taruna), Kejurnas dibagi menjadi dua divisi, yaitu divisi satu dan divisi dua.

    Divisi satu beregu campuran dewasa diikuti oleh tujuh klub, seperti Jaya Raya Jakarta, Djarum Kudus, dan Mutiara Cardinal Bandung. Sedangkan divisi dua terdiri dari sembilan klub, beberapa diantaranya Banda Baru Batam, Menang Kalah Sehat Singaraja, dan Elang Yogyakarta. Lalu di kelompok taruna U-19, divisi satu  berisi pemain asal DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

    Atlet tunggal putra Ihsan Maulana Mustofa mengatakan kejurnas PBSI ini merupakan momen bagi pemain untuk membela klub. Tak ada perbedaan antara bermain di level internasional dengan nasional, menurut dia, para pemain tetap memberikan yang terbaik di laga nanti. "Semua lawan berat. Saya akan berikan yang terbaik," ucap pemain yang membela Djarum Kudus.

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.