Miljan Radovic Ditunjuk Jadi Pelatih Persib

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Persib Bandung Miljan Radovic berebut bola dengan pemain Pelita Jaya Karawang Egi Melgiansyah pada putaran ke 2 Liga Super Indonesia di Stadion Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, Minggu (13/5). TEMPO/Prima Mulia

    Pemain Persib Bandung Miljan Radovic berebut bola dengan pemain Pelita Jaya Karawang Egi Melgiansyah pada putaran ke 2 Liga Super Indonesia di Stadion Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, Minggu (13/5). TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Persib Bandung secara resmi menunjuk Miljan Radovic sebagai pelatih kepala menggantikan Roberto Carlos Mario Gomez yang diputus kontrak oleh manajemen.

    Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Kuswara S Taryono mengatakan, pemilihan Radovic adalah hasil rapat jajaran manajemen. Dari beberapa kandidat pelatih yang ada, Radovic dinilai paling cocok untuk menangani `Maung Bandung`.

    "Tadi (Rabu) malam, (manajemen) sudah melakukan pembicaraan terkait pelatih baru Persib. Dari hasil pembicaraan tersebut, dari sekian banyak kandidat, disepakati untuk memilih Miljan Radovic sebagai pelatih baru Persib," ujar Kuswara saat dihubungi wartawan, Kamis.

    Sebelum diangkat jadi pelatih kepala, Radovic sebenarnya sudah bergabung bersama Persib sejak beberapa bulan lalu. Tapi, statusnya adalah sebagai direktur teknik Persib.

    Bagi Persib, Radovic bukan sosok yang asing. Sebab, pria asal Montenegro itu pernah menjadi pemain Persib beberapa tahun lalu. Atas pertimbangan tersebut, Radovic dinilai paham bagaimana kultur di Persib. Ia juga sangat paham bagaimana tekanan dan sanjungan dari Bobotoh.

    Soal statusnya yang naik pangkat dari direktur teknik menjadi pelatih kepala Persib, Radovic sudah menyetujuinya. Tapi, belum dipastikan berapa lama ia dikontrak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.