Seri Ketiga Proliga 2019 Putaran Pertama Digelar di Bandung

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pertandingan voli putri Proliga 2019. (PB PBVSI)

    Ilustrasi pertandingan voli putri Proliga 2019. (PB PBVSI)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kompetisi bola voli Proliga 2019 terus bergerak dan kali ini memasuki seri ketiga putaran pertama tepatnya di GOR C-Tra Arena Bandung, 21-23 Desember sekaligus sebagai ajang penentuan juara paruh musim.

    Di sektor putri berdasarkan data dari manajemen Proliga di Jakarta, Kamis, ada dua tim yang berpeluang yaitu Jakarta PGN Popsivo Polwan dan Jakarta BNI 46 karena belum terkalahkan pada dua seri sebelumnya. Keduanya akan langsung bertemu dihari pertama, Jumat (21/12).

    Pemenang laga tersebut tidak otomatis menjadi kampiun putaran pertama karena keduanya masih akan menjalani laga berikutnya menghadapi tim yang berbeda. Jakarta PGN Popsivo Polwan akan menghadapi Jakarta Pertamina Energi, Sabtu (22/12) dan Jakarta BNI 46 bertemu Bandung Bank BJB Pakuan, Minggu (23/12). Jika memenangkan dua pertandingan dipastikan menjadi kampium paruh musim.

    Pelatih putri Jakarta BNI 46, Risco Herlambang mengaku ingin tampil maksimal di dua laga tersebut meski juara paruh musim menjadi tujuan utama. Pihaknya akan menyiapkan formasi terbaik pada kejuaraan bola voli paling bergengsi di Indonesia ini.

    "Kami ingin menang dua laga itu. Tapi bukan tujuan utama meraih juara putaran pertama. Syukur-syukur bisa menang, tapi bukan untuk mencapai juara putaran," kata Risco yang juga diamini ketua tim Jakarta BNI 46, Loudry Maspaitella dalam keterangan resminya.

    Sementara pelatih tuan rumah Bandung Bank BJB Pakuan, Teddy Hidayat mengaku akan memanfaatkan peluang yang ada. Apalagi pada seri tiga putaran pertama bertindak sebagai tuan rumah. Bank BJB akan tampil melawan Jakarta Elektrik PLN, Jumat (21/12) dan Bank BNI, Minggu (23/12).

    "Kami menargetkan menang dua pertandingan di kandang. Paling tidak satu pertandingan. Syukur-syukur dua pertandingan. Karena ini kesempatan bagi Bank bjb untuk menang, setelah dua pertandingan kami belum pernah menang," kataTeddy Hidayat.

    Dua laga sebelumnya, Bandung Bank bjb Pakuan kalah dari juara bertahan Jakarta Pertamina Energi 0-3 pada seri pembuka di Yogyakarta (7/12) dan dari Jakarta PGN Popsivo Polwan juga dengan skor yang sama di Gresik seri kedua (14/12).

    Sementara itu, di sektor putra dua tim elit, juara bertahan Surabaya Bhayangkara Samator dan Jakarta Pertamina Energi akan bersaing untuk meraih juara putaran pertama. Pasalnya, kedua tim tersebut belum terkalahkan di tiga laga. Menariknya lagi, kedua tim itu akan saling berhadapan di GOR C-Tra Bandung, Sabtu (22/12).

    Direktur Proliga, Hanny S. Surkatty mengatakan seri pamungkas putaran pertama di Bandung ini, selain memperebutkan gelar juara putaran pertama, juga menjadi ajang untuk mengamankan peluang lolos ke babak empat besar atau final four.

    "Supaya posisi aman ke final four, mau tidak mau harus menang pada seri ketiga ini. Sehingga pertandingan demi pertandingan di Bandung menjadi sangat menarik," kata Hanny.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Edy Rahmayadi Mundur dari PSSI dengan Catatan Prestasi Buruk

    Edy Rahmayadi menegaskan mundur dari jabatan ketua umum PSSI, pada 20 Januari 2019, tanpa tekanan siapa pun. Dia mangaku gagal mengurus PSSI.