Samuel Kwok: Bakat Atlet Wushu Cilik Indonesia Perlu Dikembangkan

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Grandmaster Samuel Kwok, ahli beladiri kungfu yang hadir dalam perhelatan Kejuaraan Wushu Internasional Bali di Nusa Dua. (TEMPO/Bram Setiawan)

    Grandmaster Samuel Kwok, ahli beladiri kungfu yang hadir dalam perhelatan Kejuaraan Wushu Internasional Bali di Nusa Dua. (TEMPO/Bram Setiawan)

    TEMPO.CO, Nusa Dua - Grandmaster seni bela diri Wing Chun, Samuel Kwok hadir menyaksikan 1st Bali International Kungfu Championships di Nusa Dua, Bali, 17-22 Desember 2018. Setelah menyaksikan kompetisi, Samuel Kwok menganggap bahwa Indonesia memiliki talenta atlet wushu.

    "Ada banyak anak-anak yang ikut, bagus untuk masa depan mereka," kata Samuel Kwok, Jumat, 21 Desember 2018.

    Grandmaster Samuel Kwok tidak hanya sekadar berkunjung menyaksikan kejuaraan kungfu tersebut. Ia juga berbagi ilmu mengajarkan dasar seni bela diri Wing Chun untuk beberapa atlet yang ikut dalam 1st Bali International Kungfu Championships.

    Kwok mengatakan bahwa tempat pelatihan wushu perlu merawat ketekunan anak-anak yang tertarik seni bela diri tersebut. "Ini (1st Bali International Kungfu Championships) bagus untuk mengembangkan bakat anak-anak," ujarnya.

    Ajang 1st Bali International Kungfu Championships diikuti 733 atlet dari Indonesia, Ukraina, Makau, dan Norwegia dengan 429 kategori nomor pertandingan.

    Wakil Ketua Umum III Pengurus Besar Wushu Indonesia Bambang Supriyanto terus mencari bakat atlet wushu anak-anak. "Butuh waktu mencari generasi penerus seperti Lindswell Kwok. Pembibitan perlu untuk ajang nasional dan internasional," ujarnya.

    BRAM SETIAWAN 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.