INAPGOC Gelar Malam Apresiasi Media Peliput Asian Para Games 2018

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tempo.co mendapat penghargaan sebagai media terproduktif  dari Inapgoc selama ajang Asian Para Games 2018. Redaktur Pelaksana Elik Susanto (kedua dari kiri) menerima penghargaan tersebut. TEMPO/Aditya Budiman

    Tempo.co mendapat penghargaan sebagai media terproduktif dari Inapgoc selama ajang Asian Para Games 2018. Redaktur Pelaksana Elik Susanto (kedua dari kiri) menerima penghargaan tersebut. TEMPO/Aditya Budiman

    TEMPO.CO, Jakarta - Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 (INAPGOC) menggelar acara bertajuk "Malam Apresiasi Media" terkait perhelatan Asian Para Games pada 6 hingga 13 Oktober 2018. 

    Dalam acara itu, Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh media yang telah meliput pesta olahraga para penyandang disabilitas tersebut. 

    "Saya mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada media yang telah meliput Asian Para Games 2018 dari awal sampai akhir," kata Okto di kawasan SCBD, Senayan, Jakarta, Jumat malam. 

    Menurut dia, media memegang oeranan yang sangat penting dalam penyelenggaraan Asian Para Games 2018, sehingga dapat tersebar luas, tidak hanya di dalam negeri, tetapi hingga ke luar negeri. 

    "Selama berlangsungnya Asian Para Games, tidak hanya media nasional yang meliput, tetapi ada juga media internasional. Dengan begitu, gema Asian Para Games terasa dimana-mana," ujar Okto. 

    Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi juga memberikan apresiasi terhadap awak media yang telah mengabadikan seluruh momentum Asian Para Games 2018. 

    Dia mengungkapkan seluruh momentum yang telah direkam dengan baik oleh media itu akan dapat diketahui oleh generasi muda Indonesia yang akan datang. 

    "Dengan begitu, semoga ini menjadi titik awal untuk Indonesia dalam menyelenggarakan kegiatan-kegiatan lainnya, bisa jadi Paralimpiade 2032 bersamaan dengan Olimpiade," ungkap Imam. 


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Edy Rahmayadi Mundur dari PSSI dengan Catatan Prestasi Buruk

    Edy Rahmayadi menegaskan mundur dari jabatan ketua umum PSSI, pada 20 Januari 2019, tanpa tekanan siapa pun. Dia mangaku gagal mengurus PSSI.