Kejuaraan Bola Voli Proliga, Samator Tumbang Lagi

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pertandingan voli Proliga 2019. (PB PBVSI)

    Ilustrasi pertandingan voli Proliga 2019. (PB PBVSI)

    TEMPO.CO, Jakarta - Juara bertahan Surabaya Bhayangkara Samator kembali tumbang dalam laga lanjutan Proliga 2019 di GOR C-TRA Arena, Bandung, Sabtu 22 Deseber 2019. Kali ini ditumbangkan oleh Jakarta Pertamina Energi dengan skor telak 3-0 (25-17, 25-21, 25-18) .

    Kekalahan tersebut untuk kedua kalinya setelah sehari sebelumnya bertekuk lutut atas tim dari Sidoarjo Aneka Gas Industri dengan skor 1-3.

    Sementara itu bagi Jakarta Pertamina Energi merupakan satu-satunya tim putra yang belum pernah kalah pada musim kompetisi tahun ini. Jika menang melawan Palembang Bank SumselBabel, Minggu 23 Desember 2019, maka tim besutan Putut Marhaento itu juara putaran pertama.

    Sejak set pertama dimulai, Jakarta Pertamina Energi langsung menggebrak pertahanan Samator, sehingga mampu memimpin jauh, bahkan Bhayangkara Samator tidak mampu keluar dari tekanan dan anak-anak Pertamina dan mengamankan skor 25-17.

    Kemenangan itu membuat Pertamina semakin percaya diri melesatkan serangan meski lawan sempat menyamakan skor 8-8, Dony Haryono dan kawan-kawan mampu kunci kemenangan diset kedua, sehingga unggul 2-0.

    Memasuki set ketiga, juara bertahan Bhayangkara Samator masih belum mampu keluar dari tekanan, bahkan Rendy Tamamilang dan kawan-kawan semakin tertinggal jauh poinnya 11-15, bahkan dengan mudah Pertamina mengakhiri laga dengan 25-18.

    Pelatih Jakarta Pertamina Energi Putut Marhaento mengaku jika memang untuk persiapan hari ini sudah menyiapkan strategi khusus dengan menurunkan Vugar Bayramov untuk memperkuat tim.

    “Ya memang menghadapi tim-tim yang besar kan kita harus persiapan lebih baik, kita juga sudah tau karakter mereka, yang penting kan kita juga mengikuti pola permainan mereka. Dan anak-anak kondisinya juga bagus, saya kira memang kondisi saat ini mendukung,” ujar Putut usai pertandingan.

    “Kita sendiri meminimalis kesalahan, tadi juga di set kedua banyak servis mati sehingga skor pun berlangsung ketat, tapi set ketiga berhasil mengembalikan performa. Putaran kedua sendiri kita harus tetap lebih baik, karena tim lain sendiri pun nantinya pasti akan meningkat, kan kita juga tidak boleh stagnan,” tambahnya.

    Baca: Proliga 2019: PGN Popsivo Selangkah Lagi Juarai Putaran Pertama

    Sementara pelatih Surabaya Bhayangakara Samator, Ibarsyah Djanur Tjahjono mengaku bahwa memang Pertamina Energi mampu bermain cukup baik, bahkan ia mengatakan kalau lawan hanya sedikit membuat kesalahan.

    “Yang jelas Pertamina hari ini luar biasa, lawan juga hari ini misnya sedikit sekali, passingnya tidak ada kesalahan, servisnya satu set hanya gagal 2 kali, dan tim kami banyak melakukan kesalahan kegagalan servis saja sampai 7. Recieve hampir sama, untuk blok masih kurang, jadi dari bola pertama tidak dapat ya, bola tidak bisa berkembang,” kata Ibarsyah.

    “Kekalahan hari ini pun sebagai pelajaran untuk putaran kedua, tim lain akan semakin bagus jadi kita juga harus bagus. Putaran kedua kita sendiri akan memperbaiki 3 faktor recieve, servis dan blok, untuk masalah kita sendiri ada di passing. Harapannya kita diputaran kedua Toiran nanti bisa masuk, tapi kita nanti tetap akan lihat keadaannya juga seperti apa,” tuntasnya.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Menang di Basis Nahdlatul Ulama di Jawa Tengah dan Timur

    Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang nota bene lumbung Nahdlatul Ulama, menjadi tempat Joko Widodo dan Ma'ruf Amin memanen suara dalam Pilpres 2019.