Pengaturan Skor Sepak Bola: Hasil Tim 9 Disampaikan ke Bareskrim

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gatot S. Dewa Broto. Gsdewabroto.com

    Gatot S. Dewa Broto. Gsdewabroto.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot Dewa Broto mengatakan ada dokumen yang dibagi ke penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri ihwal kasus dugaan pengaturan skor sepak bola. Ia menyebut telah memberikan dokumen tentang peraturan yang bisa dijadikan referensi untuk menyelidiki kasus pengaturan skor.

    Dokumen berikutnya ialah laporan hasil kerja Tim Sembilan yang dibentuk Kemenpora pada 2015. "Kami menyerahkan satu copy ke penyidik," kata Gatot usai menjalani pemeriksaan di Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) Bareskrim Polri, Gedung Ombudsman, Jakarta, Rabu 26 Desember 2018.

    Ia berharap keterangan dan dokumen yang diberikan bisa membantu tim satuan tugas (Satgas) Polri dalam mengusut dugaan pengaturan skor di kompetisi sepak bola Indonesia. Sebab, dalam laporan Tim Sembilan ada salah satu rekomendasi yang diberikan ke pemangku kepentingan sepak bola tentang dugaan pengaturan skor.

    Pada 2015 Kemenpora membentuk Tim Sembilan yang ditugaskan melakukan reformasi terhadap sepak bola nasional. Ada sembilan masukan yang dihasilkan, salah satunya mengenai dugaan pengaturan skor.

    Selama menjalani pemeriksaan di Bareskrim, Gatot sempat menceritakan ihwal seorang runner pengatur skor yang sempat menemui Tim Sembilan. Sayang, runner tersebut gagal diajak bekerja sama.

    Isu pengaturan skor di pertandingan sepak bola kembali mencuat ke publik setelah diembuskan oleh Manajer Madura FC Januar Herwanto. Dia mengatakan pernah ditawari uang oleh anggota komite eksekutif (Exco) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Hidayat, agar timnya mengalah saat melawan PSS Sleman di Liga 2.

    Jumat pekan lalu, Bareskrim sudah memanggil pihak yang bisa dimintai keterangan mengenai dugaan pengaturan skor. Mereka adalah pengurus PSSI, Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), dan PT Liga Indonesia Baru. Bareskrim juga menjadwal pemanggilan wasit dan Ketua Komisi Disiplin PSSI pada pekan ini.

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.