Edy Rahmayadi Tanggapi Pemeriksaan Anggota Exco PSSI

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Edy Rahmayadi yang juga Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) dalam sesi foto bersama TEMPO di kantornya Jl. Merdeka Timur, Jakarta Pusat, 22 November 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Edy Rahmayadi yang juga Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) dalam sesi foto bersama TEMPO di kantornya Jl. Merdeka Timur, Jakarta Pusat, 22 November 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Edy Rahmayadi buka suara tentang penangkapan petinggi federasi oleh kepolisian. Jenderal purnawirawan TNI AD itu menyatakan akan mengikuti proses hukum yang dilakukan kepolisian terhadap pemeriksaan anggota Komite Eksekutif Johar Lin Eng.

    Edy menuturkan federasi akan mendukung dan berkomitmen menyelesaikan masalah pengaturan skor sepak bola (match fixing). "Kami akan ikuti semua proses hukumnya," kata Edy, Kamis, 27 Desember 2018.

    Ihwal status hukum Johar, Edy menyerahkan sepenuhnya kepada penyidik Kepolisian Daerah Metro Jaya. Tidak hanya itu, lanjutnya, federasi juga menghargai upaya yang dilakukan Komite Disiplin yang tengah mendalami kasus pengaturan skor.

    Sebelumnya, Kepolisian Daerah Metro Jaya telah memeriksa seorang petinggi federasi sepak bola Indonesia (PSSI) terkait kasus mafia pengaturan skor sepak bola. Juru bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan pria yang diperiksa atas nama Johar Lin Eng yang merupakan anggota Komite Eksekutif PSSI.

    Argo menjelaskan, pemeriksaan terkait dengan laporan seorang manajer klub sepak bola asal Jawa Tengah berinisial LI. Ia melaporkan dua orang yang biasa mengatur hasil pertandingan di liga PSSI.

    PSSI | ADITYA BUDIMAN | ADAM PRIREZA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.