PSIS Semarang Gigit Jari, Bruno Silva Pilih Hijrah ke Liga Arab

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain PSIS Semarang, Bruno Silva (kanan) berusaha menendang bola dengan kawalan pesepak bola Persib Bandung Henhen Herdiana, dalam pertandingan lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Jawa Tengah, Ahada, 18 November 2018.  Bagi Persib kekalahan ini menjadi yang kedua secara beruntun. ANTARA/Aditya Pradana Putra.

    Pemain PSIS Semarang, Bruno Silva (kanan) berusaha menendang bola dengan kawalan pesepak bola Persib Bandung Henhen Herdiana, dalam pertandingan lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Jawa Tengah, Ahada, 18 November 2018. Bagi Persib kekalahan ini menjadi yang kedua secara beruntun. ANTARA/Aditya Pradana Putra.

    TEMPO.CO, JakartaPSIS Semarang tidak akan menggunakan lagi jasa penyerang asal Brasil Bruno Silva pada Kompetisi Liga 1 Indonesia 2019 setelah memutuskan tidak lagi memperpanjang kontrak dengan tim kebanggaan Ibu Kota Jawa Tengah ini.

    General Manajer PSIS Semarang Wahyu Winarto di Semarang, Jumat mengatakan bahwa Bruno sudah berpamitan kepada manajemen PSIS dan akan hijrah ke Liga Arab. "Yang bersangkutan sudah berpamitan. Manajemen sudah berusaha maksimal dalam proses negosiasi kontrak," katanya.

    Padahal, menurut dia, manajemen sangat berharap pemain yang mampu menyumbang 16 gol selama kompetisi Liga 1 2018 itu bisa bertahan.

    Namun, lanjut dia, manajemen PSIS tentu tidak bisa bersaing dengan klub asal Liga Arab dalam nominal kontrak yang ditawarkan.

    Meski kehilangan Bruno, kata dia, PSIS tidak berdiam diri dalam perburuan pengganti penyerang dengan assist terbanyak selama musim lalu. "Ada sejumlah pemain asing yang menjadi incaran untuk menggantikan Bruno," katanya.

    Menurut Wahyu Winarto, calon pemain pengganti tersebut diharapkan kualitasnya lebih baik dari Bruno Silva.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.