Juan Martin del Potro Mundur dari Tenis Australian Open

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi petenis Argentina, Juan Martin del Potro saat melawan petenis Spanyol, Rafael Nadal dalam pertandingan semifinal turnamen AS Terbuka di New York, 8 September 2017. AP Photo

    Ekspresi petenis Argentina, Juan Martin del Potro saat melawan petenis Spanyol, Rafael Nadal dalam pertandingan semifinal turnamen AS Terbuka di New York, 8 September 2017. AP Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Juan Martin del Potro, pemain tenis tunggal putra nomor lima dunia, bakal absen dari Grand Slam Australian Open, 14-27 Januari 2019, untuk memulihkan cedera pada salah satu lututnya.

    Petenis Argentina berusia 30 tahun ini mengalami cedera di lutut ketika terjatuh saat bertanding di Shanghai Masters, Oktober lalu.

    “Pemulihan berjalan dengan baik dan saya akan bilang kepada anda di mana saya akan kembali bertanding,” kata juara Grand Slam Amerika Serikat Terbuka 2009 ini di media sosial. “Itu tidak akan terjadi di Australia, tapi saya senang dengan perkembangan pemulihan ini."

    Del Potro sering mengalami cedera sejak memenangi satu-satunya gelar Grand Slam itu. Ia menjalani operasi tiga kali di pergelangan tangan yang membuatnya kesulitan meluncurkan pukulan backhand.

    Tapi, Juan Martin del Potro meraih sukses di tenis pada Maret 2018, dengan mengalahkan Roger Federer pada final BNP Paribas Open di Indian Wells in March, sebelum mencapai semifinal Grand Slam Prancis Terbuka, 8 besar di Wimbledon, dan final Amerika Serikat Terbuka ketika dikalahkan Novak Djokovic.

    AUSTRALIAN OPEN | BBC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.