Persiapan Tenis Australian Open, Maria Sharapova Didera Cedera

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis asal Rusia, Maria Sharapova, memberikan ciuman kearah penggemarnya setelah berhasil mengalahkan lawannya asal Jerman, Tatjana Maria dalam babak pertama Australia Terbuka di Melbourne, 16 Januari 2018. AP

    Petenis asal Rusia, Maria Sharapova, memberikan ciuman kearah penggemarnya setelah berhasil mengalahkan lawannya asal Jerman, Tatjana Maria dalam babak pertama Australia Terbuka di Melbourne, 16 Januari 2018. AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Persiapan mantan petenis nomor satu dunia Maria Sharapova menuju turnamen Grand Slam Australian Open pertengahan Januari ini mendapat gangguan setelah terkena cedera pada pahanya saat pertandingan perempat final kejuaraan Shenzhen Terbuka melawan Aryna Sabalenka, Jumat.

    Petenis putri Rusia itu sempat tampil maksimal pada set pertama dan menang 6-1. Namun menjelang dimulainya set kedua ia meminta waktu untuk perawatan medis.

    Sharapova dapat melanjutkan set kedua, namun saat ketinggalan 2-4 ia tidak dapat melanjutkan pertandingan. Juara Australian Open 2008 itu sempat meraih trofi pada turnamen Tianjin Terbuka tahun 2017 setelah menyelesaikan masa skorsing akibat kasus doping.

    Meskipun demikian ia masih sulit untuk bisa kembali menjuarai turnamen level grand slam. Tahun lalu ia sempat mencapai perempat final Prancis Terbuka sebagai isyarat kebangkitannya, namun ia anjok lagi dan tersingkir di babak awal Wimbledon.

    Sabalenka, petenis putri nomor 13 dunia, selanjutnya di semifinal Shenzhen Terbuka akan menghadapi pemenang antara Monica Miculescu dari Rumania dan pemain tuan rumah China Wang Yafan.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Sembilan Bulan Menjerat Sofyan

    Dugaan keterlibatan Direktur PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), Sofyan Basir, dalam kasus rasuah proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut.