Maurizio Sarri Berharap Callum Hudson-Odoi Bertahan di Chelsea

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi penyerang Chelsea, Callum Hudson-Odoi, menendang bola ke arah gawang Inter Milan dalam laga International Champions Cup (ICC) di Allianz Riviera, Prancis, Sabtu, 28 Juli 2018. REUTERS/Eric Gaillard.

    Aksi penyerang Chelsea, Callum Hudson-Odoi, menendang bola ke arah gawang Inter Milan dalam laga International Champions Cup (ICC) di Allianz Riviera, Prancis, Sabtu, 28 Juli 2018. REUTERS/Eric Gaillard.

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajer Chelsea, Maurizio Sarri, mendesak Callum Hudson-Odoi menolak tawaran klub Jerman, Bayern Munich, dan meminta dia tetap tinggal di Inggris. Menurutnya pemain muda usia itu memiliki masa depan yang sangat bagus di Liga Primer.

    Pemain berusia 18 tahun itu telah menunjukkan penampilannya yang menawan ketika tampil sebagai pemain pengganti. Dia bermain sekali dari tujuh kali laga di Liga Primer.

    "Permainannya yang menawan tersebut membuat tim pemandu bakat juara liga Jerman itu tertarik meminangnya." tulis kantor berita Reuters, Selasa 8 Januari 2019.

    Pada laga FA Cup, Sabtu pekan lalu, Hudson-Odoi memborong dua gol untuk kemenangan Chelsea 2-0 atas Nottingham Forest. Atas prestasi tersebut, Chelsea menolak tawaran Bayern Munich.

    "Saya tidak punya pikiran dia akan pindah ke Bayern sebab dia seorang pemain Inggris," kata Sarri kepada wartawan, Senin 7 Januari 2019.

    "Dia sangat muda dan saya rasa dia memiliki masa depan yang sangat besar di Inggris sebagai pemain nasional maupun di Chelsea."

    Sarri menjelaskan di depan awak media, Hudson-Odoi sanggup bermain di dua sayap, kiri maupun kanan."Meskipun dia kadang-kadang dia duduk di bangku cadangan. Tetapi sama dengan William dan Pedro. Saya mulai mempertimbangkan memberikan tempat di tingkat yang sama."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.