MMA ONE Championship: Stefer Rahardian Tak Ingin Keok di Istora

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petarung MMA asal Indonesia, Stefer Rahardian, saat tampil di ajang One Championship di Jakarta, Sabtu 12 Mei 2018. (One Championship)

    Petarung MMA asal Indonesia, Stefer Rahardian, saat tampil di ajang One Championship di Jakarta, Sabtu 12 Mei 2018. (One Championship)

    TEMPO.CO, Jakarta - Petarung MMA Indonesia, Stefer Rahardian mengaku tidak ingin terjungkal lagi dihadapan pendukungnya pada kejuaraan tarung bebas ONE Championship 2019 di Istora GBK Senayan, Jakarta, 19 Januari mendatang.

    Sesuai dengan jadwal yang dikeluarkan manajemen ONE Championship di Jakarta, Kamis, petarung yang berjuluk The Lion ini akan turun di kelas strawweight (jerami) dengan menghadapi petarung asal Filipina, Robin Catalan.

    Sebelum kembali ke kejuaraan bergengsi ini, petarung asal Jakarta ini mengalami dua kekalahan beruntun yaitu dari petarung asal Filipina yang juga kakak dari calon lawan yaitu Rene Catalan dan di kandang sendiri yaitu Jakarta harus mengakui keunggulan wakil China, Peng Xue Wen.

    Saat menghadapi Peng Xue Wen, Stefer memang dalam kondisi kurang baik karena mengalami cedera. Meski demikian, petarung yang lama berlatih dari Bali MMA ini membuktikan jika dirinya sulit dikalahkan sehingga untuk menentukan pemenang harus menunggu penilaian akhir juri.

    "Saya juga ada sedikit masalah pada kaki kiri. Sebenarnya ini bukan menjadi alasan. Yang jelas saya harus segera memperbaiki transisi," kata petarung berusia 31 tahun saat itu.

    Stefer Rahardia mulai terjun dalam di laga One : Titles and Titans 2016 dan langsung memenangkan turnamen dengan mengalahkan empat petarung untuk mendapatkan gelar One Jakarta Flyweight Tournament Champion.

    Setelah debutnya yang mengesankan itu, Stefer melanjutkan rentetan prestasinya dengan meraih kemenangan demi kemenangan di bawah bendera ONE Championship.

    Tak lama setelah kemenangan angka mutlak atas Muhammad Imran pada Januari 2018 di laga One : King of Courage, Stefer Rahardian memutuskan pindah ke kelas strawweight. Dengan peralihan divisi yang cukup cepat, pergerakan Stefer tampak lebih gesit dan lebih tajam.

    Namun pada Juli 2018 lalu di laga ONE : Reign of King, Stefer Rahardian yang merupakan spesialis Brazilian Jiu-Jitsu dikalahkan oleh Rene Catalan, yang merupakan kakak dari lawannya di pertarungan mendatang.

    Situasi yang tidak menggembirakan ini kemudian terulang dua bulan kemudian di laga One : Conquest of Hereos. Dalam laga melawan Peng Xue Wen asal China, Stefer kembali harus mengalami kekalahan saat meladeni pertarungan serangan berdiri andalan Peng.

    Sementara itu calon lawan yaitu Robin Catalan merupakan mantan juara dunia wushu dan muaythai.

    Dengan demikian diprediksi pertarungan MMA tersebut bakal berlangsung dengan ketat. Peluang Stefer Rahardian untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya tetap terbuka


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.