Thailand Masters: Dua Ganda Campuran Indonesia ke Perempat Final

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alfian Eko Prasetya dan Marsheilla Gischa Islami. (badmintonindonesia.org)

    Alfian Eko Prasetya dan Marsheilla Gischa Islami. (badmintonindonesia.org)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan atlet bulu tangkis ganda campuran Indonesia Alfian Eko Prasetya/Marsheilla Gischa Islami akan menantang pasangan peraih medali perak Olimpiade Rio 2016 Chan Peng Soon/Goh Liu Ying pada perempat final turnamen Thailand Masters 2019.

    Alfian/Marsheilla, seperti dipantau Antara di Jakarta, Kamis, dari situs resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), melaju ke putaran perempat final setelah mengalahkan pasangan lain Malaysia Chen Tan Jie/Yen Wei Peck pada pertandingan putaran kedua dalam tiga gim 23-21, 20-22, 21-12 selama 51 menit permainan.

    Hasil pertandingan dalam turnamen tingkat Super 300 itu menjadi kemenangan kedua bagi pasangan Indonesia peringkat 40 dunia itu atas Chen/Peck setelah pertemuan terakhir mereka pada turnamen Vietnam Terbuka 2018.

    Laga perempat final Alfian/Marsheilla dengan Chan/Goh pada Jumat (11/1) akan menjadi pertemuan pertama kedua pasangan itu.

    Chan/Goh melangkah ke pertandingan perempat final dengan mengalahkan pasangan Rusia Rodion Alimov/Alina Davletova dalam dua gim 21-18, 21-10 selama 32 menit permainan.

    Selain Alfian/Marsheilla, pasangan lain ganda campuran Indonesia yang juga melaju ke perempat final Thailand Masters 2019 adalah Akbar Bintang Cahyono/Winny Oktavina Kandow.

    Akbar/Winny menang atas pasangan Irlandia Sam Magee/Chloe Magee dalam dua gim 21-15, 21-15 selama 31 menit pertandingan putaran kedua.

    Sementara, Ronald Alexander/Annisa Saufika tersingkir dari Thailand Masters, setelah kalah dari ganda Prancis Robin Tabeling/Selena Piek 18-21, 17-21 selama 33 menit laga putaran kedua


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Deretan Kasus Abu Bakar Baasyir, dari Radikalisme ke Terorisme

    Abu Bakar Baasyir dikabarkan akan mendapatkan status bebas. Ini kasus-kasus hukum terkait radikalisme dan terorisme yang menimpa Abu Bakar Baasyir.