Hasil Coppa Italia: Tekuk Sampdoria, AC Milan ke Perempat Final

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AC Milan. REUTERS/Daniele Mascolo

    AC Milan. REUTERS/Daniele Mascolo

    TEMPO.CO, Jakarta - AC Milan lolos ke babak perempat final Piala Italia (Coppa Italia) setelah menang 2-0 atas Sampdoria melalui perpanjangan waktu, dalam pertandingan yang dimainkan di Luigi Ferraris, Genoa, Italia pada Ahad dini hari WIB. Kedua gol kemenangan Rossoneri tersebut dibukukan oleh Patrick Cutrone pada menit ke-102 dan 108.

    Milan selanjutnya akan berhadapan dengan Napoli atau Sassuolo di delapan besar.

    Lucas Paqueta diberikan kesempatan melakukan debut sebagai pemain inti Milan hanya beberapa hari setelah didatangkan dari Flamengo. Namun Suso, Lucas Biglia, Jack Bonaventura, Andrea Bertolacci, dan Mattia Caldara absen, bersama dengan Davide Calabria yang terkena skors.

    Gonzalo Higuain juga tampil sejak awal meski dirumorkan akan hengkang ke Chelsea. Sampdoria belum memainkan rekrutan baru Manolo Gabbiadini, sedangkan Bartosz Bereszynski cedera.

    Milan mendominasi penguasaan bola pada fase awal pertandingan, namun hanya memberi sedikit ancaman saat Samu Castillejo melepaskan sepakan jarak jauh. Tuan rumah kehilangan Karol Linetty karena cedera pergelangan kaki, sehingga ia harus digantikan Jakub Jankto pada menit ke-21.

    Pepe Reina harus menepis tembakan Fabio Quagliarella dan Gianluca Caprari terjatuh ketika ia berusaha menyambar bola pantul, namun wasit mengabaikan permohonan penalti tuan rumah, ketika Cristian Zapata terlihat hanya melakukan kontak minimal.

    Sampdoria terlihat mengendalikan permainan pada sisa babak pertama, di mana kiper Pepe Reina sempat berlari meninggalkan gawangnya dan hampir terlewati oleh sepakan lob Gaston Ramirez.

    Higuain tidak menonjol sampai beberapa saat sebelum turun minum, ketika ia berlari mengejar umpan terobosan Franck Kessie dan sepakannya mengenai sisi kiri tiang jauh.

    Tiemoue Bakayoko melepaskan tembakan lurus ke Rafael dan Paqueta terlihat dimainkan lebih ke depan pada babak kedua, menggeser Hakan Calhanoglu untuk bermain lebih ke dalam.

    Paqueta memberikan kontribusi nyata pertamanya pada menit ke-73, melepaskan sepakan melebar dari luar kotak penalti ketika pertahanan Sampdoria sedikit mengendurkan tekanan.

    Higuain mencetak gol melalui sepakan voli dari sudut sempit, namun gol itu tidak disahkan karena offside.

    Quagliarella mematahkan perangkap offside untuk melepaskan sepakan yang mengenai jaring samping gawang setelah mendapatkan bola dari kerja sama Caprari dan pemain pengganti Riccardo Saponara, namun beberapa saat kemudian Saponara berpikir ia telah mencetak gol dengan sepakan yang mengenai tiang jauh saat gawang terbuka lebar.

    Reina menepis sepakan Albin Ekdal dan Kessie melepaskan sepakan yang belum mengancam gawang tuan rumah.

    Setelah waktu normal tidak menghasilkan pemenang, laga dilanjutkan dengan perpanjangan waktu.

    Patrick Cutrone dimasukkan, di mana pada Piala Italia musim ini pemain pengganti keempat boleh dimainkan pada perpanjangan waktu.

    Milan memecah kebuntuan ketika dua pemain penggantinya bekerja sama untuk mengemas gol. Andrea Conti melepaskan umpan silang dari kanan dan Cutrone mengatasi pengawalnya untuk menyambut bola dengan sepakan voli menggunakan bagian dalam sepatunya.

    Reina masih menjadi pemain terbaik di laga ini dengan penyelamatan krusialnya untuk menepis sepakan Kownacki, dan 30 detik berselang, Cutrone menggandakan keunggulan Milan, melalui sepakan voli yang melambung melewati Rafael untuk masuk ke gawang yang kosong, dengan memanfaatkan operan menyilang dari Calhanoglu.

    Susunan pemain:

    Sampdoria: Rafael, Sala, Colley, Tonelli, Murru, Praet, Ekdal, Linetty (Jankto 21'), Ramirez (Saponara 77'), Quagliarella (Kownacki 94'), Caprari (Defrel 93').

    AC Milan: Reina, Abate (Conti 99), Zapata, Romagnoli, Rodriguez, Kessie, Bakayoko, Paquet (Borini 84'), Castillejo (Cutrone 90'), Higuain (Laxalt 112'), Calhanoglu.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Edy Rahmayadi Mundur dari PSSI dengan Catatan Prestasi Buruk

    Edy Rahmayadi menegaskan mundur dari jabatan ketua umum PSSI, pada 20 Januari 2019, tanpa tekanan siapa pun. Dia mangaku gagal mengurus PSSI.