Son Heung-min Tiba di Dubai, Siap Perkuat Korea di Piala Asia

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Tottenham Hotspur, Son Heung-min, melakukan selebrasi setelah mencetka gol ke gawang Rochdale dalam pertandingan babak kelima Piala FA di stadion Wembley, London, 1 Maret 2018.  REUTERS/Eddie Keogh

    Gelandang Tottenham Hotspur, Son Heung-min, melakukan selebrasi setelah mencetka gol ke gawang Rochdale dalam pertandingan babak kelima Piala FA di stadion Wembley, London, 1 Maret 2018. REUTERS/Eddie Keogh

    TEMPO.CO, Jakarta - Bintang sepak bola Korea Selatan Son Heung-min pada Senin tiba di Dubai, Uni Emirat Arab, untuk menambah kekuatan tim nasonal negaranya pada ajang Piala Asia 2019.

    Dipantau melalui laman resmi AFC, pemain Tottenham Hotspur itu tiba sehari setelah bersama klubnya tampil dalam laga melawan Manchester United di Liga Inggris.

    Baca: Piala Asia 2019: Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Thailand Lolos

    Son tidak bisa mengikuti dua laga pertama Korsel melawan Filipina dan Kirgizstan, karena ada perjanjian antara klub Tottenham Hotspur dan Asosiasi Sepak Bola Korsel.

    Ketika itu Spurs mengizinkan Son ikut Asian Games 2018 di Indonesia, yang tidak masuk dalam kalender FIFA, dengan syarat untuk Piala Asia 2019 ia baru bisa tampil mulai pertandingan ketiga.

    Pemain berusia 26 tahun itu diharapkan sudah dapat tampil pada pertandingan terakhir grup C melawan China di Abu Dhabi, Rabu.

    Sebelumnya pelatih timnas Korsel Paulo Bentu mengharapkan kehadiran Son dapat mempertajam lini serang tim berjuluk Ksatria Taeguk tersebut.

    Pada dua pertandingan pertama tanpa Son, Korea Selatan hanya menangi tipis 1-0 melawan tim berperingkat jauh di bawahnya yakni Filipina dan Kirgizstan.

    Pada Piala Asia 2019 Korsel menargetkan dapat meriah juara untuk pertama kalinya sejak 1960.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?