Beli Pemain dan Gaji Staf, Barcelona Habiskan Rp 2,6 Triliun

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah studi yang dilakukan oleh KPMG menyimpulkan, juara La Liga Spanyol, Barcelona, menghabiskan dana paling besar untuk gaji pemain dan mengelola tim, disusul tim dari Prancis, Paris-Saint Germain.

    "Barcelona adalah tim pertama yang menghabiskan lebih dari setengah miliar euro untuk gaji pemain dan staf. Nilai sebesar itu meningkat 42 persen," tulis KPMG sebagaimana dilansir situs ESPN.

    KPMG adalah lembaga yang melakukan analisa skuad dan keuangan klub sepak bola yang menempati posisi delapan besar di liga Eropa.

    Menurut laporan KPMG, tim asal Catalonia yang teken kontrak dengan pemain Brasil Philippe Coutinho dari Liverpool pada Januari 2018, telah membelanjakan dananya sebesar 160 juta euro atau kira-kira sekitar Rp 2,6 triliun. Klub ini, jelas KPMG, juga menghabiskan dana sebesar 562 juta euro atau setara dengan Rp 9 triliun untuk gaji pegawai dalam setahun.

    Sementara itu, posisi kedua untuk urusan dana klub ditempati oleh Paris-Saint Germain. Data KPGM yang diilis ke media massa menyebutkan, tim asal Prancis ini menghabiskan dana 332 juta euro atau sekitar Rp 5,4 triliun. "Anggaran ini meningkat 20 persen."

    Dana sebesar itu dihabiskan oleh PSG antara lain untuk membeli duo pemain andalannya, Neymar sebesar 229 juta euro atau Rp 3,7 triliun, dan mengontrak Kylian Mbappe sebesar 215 juta euro atau Rp 3,5 triliun.

    Kesimpulan lain KPMG menyatakan bahwa seiring dengan kedatangan penyerang asal Prancis, Ousmane Dembele, pada Agustus 2017, dan memperbarui nilai kontrak sejumlah pemain termasuk Messi, dana belanja Barcelona meningkat pesat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.