Kisah Isco, Bintang yang Tengah Merana di Real Madrid

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi pemain Real Madrid, Isco setelah pemain CSKA Moscow mencetak gol dalam pertandingan Liga Champions Grup G di Santiago Bernabeu, Madrid, 13 Desember 2018. Real Madrid dibantai CSKA Moscow 0-3. REUTERS/Sergio Perez

    Ekspresi pemain Real Madrid, Isco setelah pemain CSKA Moscow mencetak gol dalam pertandingan Liga Champions Grup G di Santiago Bernabeu, Madrid, 13 Desember 2018. Real Madrid dibantai CSKA Moscow 0-3. REUTERS/Sergio Perez

    TEMPO.CO, Jakarta - Isco tengah merana di Real Madrid. Pelatih Santiago Solari kerap menepikannya di bangku cadangan dan ketika diberi kesempatan bermain Isco juga gagal memberikan tampilan terbaiknya.

    Di musim ini, Isco baru tampil 22 kali untuk Madrid di semua kompetisi, dengan total menit bermain hanya 1.125. Ia terlempar dari tim inti dalam tujuh laga beruntun sebelum akhirnya dimainkan sejak menit awal dalam laga Copa del Rey, saat Madrid takluk 0-1 dari Leganes Kamis dini hari WIB tadi.

    Kondisi yang dialami Isco itu membuat heran Mantan gelandang Real Madrid Rafael van der Vaart. Menurutnya Isco merupakan pemain terbaik di dunia sehingga sangat aneh bila tak diberi kesempatan bermain sebagai starter. “Itu adalah hal gila buat saya. Dia adalah pemain terbaik di dunia,” kata mantan pemain timnas Belanda tersebut.

    Namun, Van der Vaart mengakui, hubungan Isco memang tak selalu mulus dengan para pelatihnya. “Dia selalu punya masalah dengan pelatih-pelatih sebelumnya dan bahkan (Zinedine) Zidane tidak pernah percaya 100 persen kepadanya," kata dia.

    Bagi Van der Vaart, Isco adalah magnet utama di tim Madrid. “Ketika saya menonton Madrid, saya akan melihat apakah dia jadi starter. Jika tidak, saya memilih pulang.”

    Isco sejauh ini baru menyumbang empat gol buat Real Madrid di seluruh kompetisi. Gol terakhirnya tercipta pada 6 Desember lalu, setelah itu puasa di tujuh pertandingan beruntun. Dari total penampilannya, separuhnya dihabiskan Isco sebagai pemain pengganti.

    Musim lalu, di bawah arahan Zinedine Zidane, Isco tampil 49 kali di semua kompetisi, termasuk 36 kali jadi starter. Ia mencetak sembilan gol dan 10 assist.

    Kapten Real Madrid Sergio Ramos mengakui hubungan antara Isco dan manajer Santiago Solari tak begitu baik. "Ini adalah masalah yang ruwet, semua orang di sini ingin bermain dan membuat pekerjaan manajer semakin sulit," kata dia.

    Tapi, ia sendiri tak melihat menit bermain untuk Isco bukan masalah besar bagi Madrid. "Tapi ini Madrid dan masalahnya selalu siapa yang bisa bermain dan siapa yang tidak bisa bermain. Koran selalu butuh sesuatu untuk ditulis dan kami melakukan yang terbaik untuk membantu mereka, sehingga Anda tidak bosan," kata dia.

    Di tengah kondisi suram itu, Isco disebut-sebut tengah diincar Manchester City. Asisten City, Mikel Arteta, disebut cukup getol membujuk pemain ini untuk bergabung ke Etihat Stadium.

    MARCA | MIRROR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.