Kamis, Joko Driyono Diperiksa Satgas Antimafia Sepak Bola

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi (kiri) menyerahkan bendera organisasi sepak bola Indonesia kepada Wakil Ketua Umum PSSI Djoko Driyono seusai menyatakan pengunduran diri dalam pembukaan Kongres PSSI 2019 di Nusa Dua, Bali, Ahad, 20 Januari 2019. Djoko Driyono resmi menjabat Ketua Umum PSSI. ANTARA

    Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi (kiri) menyerahkan bendera organisasi sepak bola Indonesia kepada Wakil Ketua Umum PSSI Djoko Driyono seusai menyatakan pengunduran diri dalam pembukaan Kongres PSSI 2019 di Nusa Dua, Bali, Ahad, 20 Januari 2019. Djoko Driyono resmi menjabat Ketua Umum PSSI. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Satuan Tugas atau Satgas Antimafia Sepak Bola akan memeriksa Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Joko Driyono pada Kamis, 24 Januari 2019. "Yang bersangkutan sudah konfirmasi hadir. Besok hari kamis kami tunggu," ujar Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Komisaris Besar Argo Yuwono lewat pesan pendek pada Selasa, 22 Januari 2019.

    Menurut Argo, Joko akan diperiksa pukul 14.00 WIB. Pada hari yang sama, Satgas Antimafia Bola juga akan memeriksa Irzan Pulungan, Wakil Bendahara Umum PSSI, pada pukul 11.00 WIB.

    Menurut Argo, keduanya akan diperiksa sebagai saksi terkait laporan eks manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani ihwal dugaan praktik mafia pengaturan skor di Liga Tiga Indonesia.

    Joko telah menyatakan akan memenuhi panggilan polisi. Hal itu ia sampaikan saat temu media seusai Kongres PSSI di Nusa Dua, Bali, 20 Januari 2019. Ia menyatakan kesediannya itu merupakan bentuk kolaborasi antara PSSI dengan Kepolisian untuk memberantas praktek mafia sepak bola.

    Ihwal dugaan mafia pengaturan skor di Liga Tiga, polisi telah menetapkan 11 orang tersangka. 10 di antaranya terkait laga Persibara melawan Persikabpas Pasuruan, sedangkan satu tersangka terkait dengan pertandingan PSMP Mojokerto lawan Aceh United.

    Di antara para tersangka terdapat nama-nama seperti anggota Komisi Eksekutif Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Johar Lin Eng, mantan anggota Komite Wasit PSSI Priyanto dan putrinya, Anik Yuni Artika Sari, serta anggota Komisi Disiplin PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih.

    Penyidik Satgas Antimafia Bola sebelumnya juga telah memeriksa Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria serta Bendahara PSSI Berlinton Siahaan.

    ADAM PRIREZA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.