Dikontrak Cardiiff, Emiliano Sala Dikhawatirkan Tewas

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Emiliano Sala, pemain Cardiff City, mengalami kecelakaan pesawat terbang. [FourFourTwo]

    Emiliano Sala, pemain Cardiff City, mengalami kecelakaan pesawat terbang. [FourFourTwo]

    TEMPO.CO, Jakarta - Emiliano Sala, yang teken kontrak dengan Cardiff City, Sabtu pekan lalu, dikhawatirkan tewas setelah pesawat ultraringan PA 46 Malibu yang ditumpangi hilang kontak dengan menara pengawas, Senin 21 Januari 2019.

    Presiden klub Cardiff City, Mehmet Dalman, dalam keterangannya kepada media Selasa pagi, 22 Januari 2019, sebagaimana dikutip Daily Mail, mengatakan, dia menaruh perhatian terhadap nasib striker internasional Argentina tersebut. Dia meninggalkan Nantes, Prancis, Senin petang menuju Cardiff untuk ikut sesi latihan pagi ini.

    Sementara itu, kepolisian Prancis, Otoritas Penerbangan Sipil Prancis, dan klub sepak bola Nantes membenarkan bahwa Sala di antara dua penumpang pesawat ultraringan PA 46 Piper Malibu yang kehilangan kontak dengan menara pengawas di dekat Casquets.

    Cardiff City melalui situs resmi menyebutkan, pihaknya telah teken kontrak dengan striker Argentina tersebut dari Nantes senilai 15 juta poundsterling atau setara dengan Rp 275 miliar pada Sabtu, 19 Januari 2019.

    "Sebelum latihan bersama kami, Sala kembali ke Nantes untuk menyampaikan ucapan selamat tinggal dengan rekan-rekan lamanya. Bahkan sebelum meninggalkan Nantes, dia mengunggah foto di akun Instagram disertai ucapan ucapan perpisahan."

    Pesawat yang ditumpangi Sala, PA 46 Malibu, memiliki mesin tunggal yang melakukan penerbangan rutin dari Nantes di Prancis menuju Cardiff di Wales. Jet ultraringan ini berkapasitas dua penumpang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.