Dituduh Lakukan Salam Nazi, Kiper Crystal Palace Terancam Sanksi

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto Wayne Hennessey yang dicurigai melalukan salam NAZI dalam laga Crystal Palace vs Grimsby di Piala FA 2019. (Reuters)

    Foto Wayne Hennessey yang dicurigai melalukan salam NAZI dalam laga Crystal Palace vs Grimsby di Piala FA 2019. (Reuters)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kiper klub Liga Inggris, Crystal Palace, Wayne Hennessey dituduh mencari keributan karena diduga telah melakukan gerakan salam Nazi, demikian diumumkan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA), seperti dikutip theguardian.com, Kamis.

    Hennessey, 31, membantah telah melakukan salam terlarang tersebut, yang diunggah di akun Instagram milik rekan setimnya asal Jerman Max Meyer, saat para pemain merayakan kemenangan menghadapi Grimsby di pertandingan Piala FA, beberapa waktu lalu.

    "Kiper Crystal Palace Wayne Hennessey dituduh melanggar Peraturan FA, yaitu E3," demikian diumumkan FA melalui akun Twitter.

    Menurut FA, gerakan salam ala Nazi yang dilakukan Hennessey dan diunggah seorang fotografer dan diunggah di media sosial, telah melanggar undang-undang FA no E3, yaitu perbuatan tidak menyenangkan atau menghina yang bisa membuat kegaduhan.

    Hennessey diberi waktu sampai 31 Januari 2019 untuk memberikan tanggapan atas tuduhan tersebut. Foto Hennessey yang diunggah di Instagram Meyer itu kemudian dihapus.

    Hennessey yang juga kiper timnas Wales itu membantah telah membuat gerakan salam Nazi, dan melalui akun Twitter menyatakan bahwa gerakan yang muncul di foto tersebut hanya sebuah kebetulan.

    "Saya melambaikan tangan dan berteriak kepada seseorang yang mengambil foto itu dan pada saat bersamaan tangan saya berada di atas mulut agar suara saya terdengar," kata Hennessey melaui akun Twitter pada 6 Januari lalu.

    "Ternyata gambar yang keluar saya seolah-olah sedang membuat gerakan salam yang tidak patut. Saya bisa meyakinkan semua orang bahwa saya tidak akan pernah melakukannya dan gerakan seperti itu benar-benar hanya sebuah kebetulan. Salam damai dari Wayne," demikian klarifikasi Hennessey.

    Jika FA menyatakan bahwa Wayne Hennessey bersalah, ia dapat dihukum larangan untuk tampil di lima pertandingan Liga Inggris.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.