Kalahkan Kvitova, Naomi Osaka Juarai Australian Open 2019

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis Jepang, Naomi Osaka berpose dengan pialanya setelah berhasil mengalahkan lawannya asal Rep. Ceko, Petra Kvitova dalam pertandingan Final Australian Open di Melbourne Park, Melbourne, 26 Januari 2019. Naomi mengalahkan Kvitova dengan 7-6(2), 5-7, dan 6-4. REUTERS/Lucy Nicholson

    Petenis Jepang, Naomi Osaka berpose dengan pialanya setelah berhasil mengalahkan lawannya asal Rep. Ceko, Petra Kvitova dalam pertandingan Final Australian Open di Melbourne Park, Melbourne, 26 Januari 2019. Naomi mengalahkan Kvitova dengan 7-6(2), 5-7, dan 6-4. REUTERS/Lucy Nicholson

    TEMPO.CO, Jakarta - Petenis asal Jepang, Naomi Osaka, sukses merebut gelar juara turnamen Grand Slam keduanya secara beruntun dengan mengalahkan Petra Kvitova dalam final tunggal putri Australian Open secara dramatis.

    Dalam pertandingan besar dan berkualitas Sabtu malam, Osaka melewatkan tiga poin pertandingan berturut-turut di set kedua dan menghadapi jurang kekalahan sebelum akhirnya kembali pada kemenangan 7-6(2), 5-7, dan 6-4.

    Setelah mengalami rasa pahit usai memenangkan gelar secara kontroversial di Amerika Terbuka tahun lalu, kali ini Osaka mengalami momen yang benar-benar menggembirakan.

    Pukulan servis pertama yang tidak dapat dibalas oleh Kvitova membuat penonton gembira, dan Osaka pun tertunduk lemas karena kemenangannya.

    Petenis Jepang ini menjadi pemain pertama yang memenangkan dua piala Grand Slam secara beruntun sejak Serena Williams pada 2015, dan pemain pertama yang mempertahankan gelar perdananya di Slam berikutnya sejak Jennifer Capriati memenangkan Australia dan Prancis Terbuka di tahun 2001.

    Maka dengan kemenangan ini akan datang tonggak sejarah lain, sekiranya Naomi Osaka akan menjadi petenis dunia No.1 terbaru.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.