Proliga 2019: Putri Pertamina Berikan Popsivo Kekalahan Pertama

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim bola voli putri Jakarta PGN Popsivo Polwan. Antara/M Agung Rajasa/aww.

    Tim bola voli putri Jakarta PGN Popsivo Polwan. Antara/M Agung Rajasa/aww.

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Putri Jakarta Pertamina Energi berhasil mengungguli Jakarta PGN Popsivo Polwan dengan skor 3-0 pada pertandingan bola voli seri ketiga putaran kedua Proliga 2019 di GOR Sritex Arena Solo, Sabtu. Bagi Popsivo ini jadi kekalahan perdana dalam kompetisi musim ini.

    Tim Putri Pertamina yang diperkuat dua pemain asing, yakni Anna Stepaniuk (Ukraina) dan Bethania De La Cruz (Dominika), melawan Popsivo Polwan, bermain kompak, sehingga mampu mengalahkan dengan skor 3-0 (25-16, 25-13, dan 25-23).

    Tim Putri Pertamina pada game pertama yang menurunkan dua pemain asing dan pemain lokal Nandita Ayu, Asih Titi, Agustin Wulandari, dan Millenia Gumilar, bermain penuh percaya diri baik saat bertahan maupun menyerang melalui smash-smash keras yang menghasilkan banyak poin.

    Putri Pertamina game pertama mampu mengungguli dengan 25-16 sehingga mengubah kedudukan menjadi 1-0.

    Bahkan, Pertamina memasuki game kedua bermain lebih berkembang melalui serangan-serangan kombinasi baik smas dengan bola atas maupun pendek yang sering dapat dibendung pemain asal Popsivo, dengan dua pemain asingnya, Yeliz Basa dan Guedpard Pornpun (Thailand).

    Putri Pertamina game kedua akhirnya mampu menyelesaikan dengan 25-13. Game ketiga Pertamina menghadapi Popsivo terlihat berlangsung seru, karena keduanya ingin bisa mengambil kemenangan pada set penentu itu.

    Popsivo sempat saling mengejar dalam pengumpulan poin posisi sama kuat sementara 21-21, dan kemudian 23-23. Namun, Pertamina akhir mampu mengambil poin dengan skor akhir 25-23, sehingga kedudukan menjadi 3-0.

    Pertamina mendapat poin terakhir di game ketiga berawal dari smas keras yang dilakukan oleh pemain Popsivo, Yeliz Basa, tetapi berhasil diblok pemain Pertamina, Bethania De La Cruz, sehingga bola kembali masuk ke lapangan sendiri.

    Pelatih Putri Jakarta Pertamina Energi, Muhammad Anshori, mengatakan, timnya bermain seperti simulasi dengan diturunkan pemain asing baru asal Dominika, Bethania De La Cruz, sedangkan lawan terlihat tidak bermain maksimal.

    "Kami mencoba keberadaan pemain asing baru ini, terlihat belum paduk dengan tim. Dia masih berusaha mendapatkan formasi yang enak," kata Anshori.

    Menurut Anshori, bagi Popsivo hasil pertandingan melawan timnya tidak terlalu berpengaruh karena mereka kalah atau menang masih tetap menduduki peringkat pertama. Popsivo baru kalah pertama kali ini, saat menghadapi timnya.

    Pelatih Putri Jakarta PGN Popsivo Polwan, Chamnan Dokmai, mengatakan, timnya meski kalah tetapi mereka bermain bagus menghadapi Pertamina. "Kekalahan dari Pertamina, bagus untuk menjaga mental pemain. Mereka agar bisa mengevaluasi kekurangan saat timnya dikalahkan melawan Pertamina," kata Chamnan.

    Selain itu, Tim Pertamina juga bermain bagus, mereka ingin sekali mengalahkan timnya pada seri di Solo ini. Namun, hal ini, bagus untuk pemainnya agar bisa melakukan perbaikan kekurangan atau kelemahan timnya, untuk persiapan ke final final Proliga.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.