Rafael Nadal Vs Novak Djokovic, Final Terbesar Australian Open

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Novak Djokovic dan Rafael Nadal akan berhadapan pada final tunggal putra tenis Grand Slam Australian Open di Road Laver Arena, Melbourne, Park, sore ini, Minggu 27 Januari 2019. Mereka melanjutkan rivalitas di tenis papan atas dunia dan masing-masing akan mencetak rekor baru jika menang pada sore ini.

    Djokovic, pemain nomor satu dunia saat ini, memburu rekor di bagian tunggal putra, yaitu menjuarai Australian Open yang ketujuh kalinya. Adapun Rafael Nadal bisa menjadi petenis putra pada era tenis terbuka yag memenangi semua seri Grand Slam minimal dua kali.  

    Pertarungan harini akan memperpanjang rekor pertemuan pertandingan Asosiasi Tenis Putra (ATP) yang ke-53 kali di antara mereka. Ini adalah rivalitas terbesar dalam sejarah tenis modern.

    Dua unggulan teratas ini bertemu di Melbourne Park untuk pertama kali sejak terlibat dalam pertarungan epik pada final  2012. Saat itu Djokovic yang menang setelah bertarung hampir enam jam.

    Djokovic, 31, memimpin rekor pertemuan mereka, yaitu 27-25. Delapan kemenangan dari petenis dengan pukulan forehand tangan kanan dan backhand dua tangan dari Serbia ini terjadi dalam 10 perjumpaan terakhir, termasuk semifinal Wimbledon 2010 lima set.

    “Saya sering bermain melawan dia, pertandingan-pertandingan epik di lapangan,” kata Djokovic. “Saya yakin kami akan menyajikan pertandingan final yang bagus.”

    Sedangkan raja lapangan tenis tanah liat dari Spanyol, Rafael Nadal, 32, bergembira bisa berbagi momen spesial di lapangan keras Rod Laver Arena sore ini bersama Djokovic.

    “Kami akan mendorong satu sama lain melewati batas tingkatan permainan tenis kami,” kata Rafael Nadal, yang bermain dengan pukulan forehand tangan kiri meski tidak kidal. “Minggu ini adalah espiode dari pertarungan kami yang lain,” kata Nadal tentang persaingannya dengan Novak Djokovic.

    TENNIS WORLD | AUSTRALIAN OPEN


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Realitas Versus Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia

    Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia 2017-2019 mencatat luas area perkebunan 2016 mencapai 11,2 juta hektare. Namun realitas berkata lain.