MMA: Buntut Kericuhan, Khabib Dihukum 9 Bulan, McGregor 6 Bulan

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Khabib Nurmagomedov (sarung tangan merah) saat bertarung dengan Conor McGregor (blue gloves) dalam laga UFC 229 di T-Mobile Arena, 7 Oktober 2018. Reuters/Stephen R. Sylvanie-USA TODAY Sports

    Khabib Nurmagomedov (sarung tangan merah) saat bertarung dengan Conor McGregor (blue gloves) dalam laga UFC 229 di T-Mobile Arena, 7 Oktober 2018. Reuters/Stephen R. Sylvanie-USA TODAY Sports

    TEMPO.CO, Jakarta -  Dua petarung MMA, Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor, mendapat hukuman berat dari Komisi Atletik Nevada (NAC), Rabu waktu setempat. Hukuman dijatuhkan setelah kedua kubu terlibat keributan di dalam dan luar ring oktagon usai keduanya bertarung dalam lagaUFC 229 pada 6 Oktober 2018 lalu

    Khabib, asal Rusia, mendapat hukuman skorsing selama sembilan bulan dan denda sebesar US$ 500 ribu atau sekitar Rp 7 miliar. Sedangkan McGregor mendapat hukuman skorsing selama enam bulan dan denda US$ 50 ribu atau sekitar Rp 700 juta.

    Sanksi berlaku sejak 6 Oktober 2018, saat hukuman sementara dijatuhkan. Karena itu hukuman McGregor bakal secara resmi berakhir pada 6 April 2019 mendatang. Sedangkan Khabib baru akan lepas dari hukuman tiga bulan setelahnya.

    Khabib berpeluang mendapat keringanan hukuman. Bila dia mau berpartisipasi dalam kampanye anti-perundungan milik Kepolisian Las Vegas maka hukuman larangan bertandingnya akan sama dengan McGregor.

    Selain Khabib, saudaranya, Abubakar, juga dijatuhi hukuman satu tahun dan denda US$ 25 ribu. Pria 29 tahun itu melompat ke dalam ring setelah pertarungan usai untuk terlibat dalam kericuhan yang terjadi.

    Dalam pertarungan itu, Khabib mampu mengalahkan McGregor. Namun, kedua kubu kemudian terlibat keributan seusai pengumuman pemenang. Pendukung Khabib saat mengeroyok McGregor dan petarung asal Irlandia itu pun membalasnya. Khabib Nurmagomedov sendiri sempat melompat melewati pagar ring oktagon dan menyerang salah satu pendukung McGregor.

    DAILY MAIL | MIRROR


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Korban, Tersangka, Barang Bukti, dan Lokasi Kerusuhan 22 Mei 2019

    Kerusuhan 22 Mei 2019 di Ibu Kota bermula dari unjuk rasa penolakan hasil pilpres 2019 di depan gedung Bawaslu, Jakarta, sejak sehari sebelumnya.