Basket IBL: Bima Perkasa Incar Poin dari NSH dan Satya Wacana

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebola basket NSH Jakarta R Azzaryan Pradhitya (kiri) mencoba memasukkan bola ke dalam ring dihadang pebola basket Pelita Jaya Daniel Wenas (kedua kanan) dan Ponsianus Nyoman Indrawan (kanan) dalam kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) 2017 Seri IV di Britama Arena, Jakarta, 18 Februari 2017. NSH Jakarta mengalahkan Pelita Jaya dengan skor 74-72. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Pebola basket NSH Jakarta R Azzaryan Pradhitya (kiri) mencoba memasukkan bola ke dalam ring dihadang pebola basket Pelita Jaya Daniel Wenas (kedua kanan) dan Ponsianus Nyoman Indrawan (kanan) dalam kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) 2017 Seri IV di Britama Arena, Jakarta, 18 Februari 2017. NSH Jakarta mengalahkan Pelita Jaya dengan skor 74-72. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Tim bola basket IBL Bank BPD DIY Bima Perkasa Yogya menargetkan musim kompetisi 2018/2019 ini bisa  lolos ke babak playoff. Saat ini tim di bawah asuhan pelatih Raoul Miguel Hadinoto alias coach Ebos itu masih berada di posisi keempat, di bawah NSH Jakarta. Meski, mereka lebih unggul dibanding mantan juara IBL musim lalu, Satria Muda Pertamina Jakarta.

    "Di musim ini, kami target setidaknya masuk ke babak playoff," ujar Ebos di sela Meet and Greet Bank BPD DIY Bima Perkasa Yogya di Yogyakarta, Selasa 29 Januari 2019.

    Untuk mengejar target itu, Bima Perkasa mematok hasil gemilang dari seri 6 Surabaya yang dihelat 1-3 Februari 2019 mendatang, dengan menghadapi Satya Wacana Salatiga dan NSH Jakarta.

    Ebos menuturkan menjelang seri Surabaya pihaknya telah melakukan training khusus yang diberikan kepada pemain. "Ada training khusus, simulasi juga pasti ada. Cara permainan lawan, kami sudah tonton semua video laga mereka, kami lihat mana yang akan kami serang, mana yang harus dijaga dan diantisipasi," katanya.

    Ebos menilai pada seri Surabaya nanti, kedua klub calon lawan yakni Satya Wacana Salatiga atau NSH Jakarta diprediksi bakal merepotkan jika tak diantisipasi sejak awal. "Dua-duanya sekarang performanya baru naik, pasti semangatnya menang tinggi," ujarnya.

    Ebos menilai di musim kompetisi 2018/2019 ini cukup sulit baginya untuk memprediksi tim mana yang lebih kuat dan tidak. Menurutnya semua tim yang dihadapi sejauh ini hampir sama kuatmya.

    "Bisa dilihat dari klasemennya kan, di situ terlihat tim besar pun juga tidak dominan. Maka, tim yang paling siap dan konsisten bermain yang saya rasa bisa menang," ujarnya.

    Pelatih berkepala pelontos itu merasa lebih mantap menghadapi seri Surabaya ini. Terlebih pemain asing barunya yakni eks point guard Pacific Caesar, David Seagers, kini makin menunjukkan performa meyakinkan.

    "Seagers memang membawa pengaruh positif ke dalam tim, dan penampilannya saat lawan Pacific Caesar Surabaya sangat bagus," ujarnya.

    Seagers dalam bola basket IBL Seri 5 Bandung lalu berhasil membawa BPD DIY Bima Perkasa Yogyakarta menggilas Pacific Caesar Surabaya, dengan skor 92-75. Dalam laga iru Seagers mencetak dobel-dobel 31 poin dan 11 rebound.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.