Mutiara Cardinal: Sulit Pertahankan Gelar Superliga Badminton

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Bulu tangkis. ANTARA/Maha Eka Swasta

    Ilustrasi Bulu tangkis. ANTARA/Maha Eka Swasta

    TEMPO.CO, Jakarta - Klub bulu tangkis Mutiara Cardinal menyatakan persaingan di turnamen Djarum Superliga Badminton 2019 bakal semakin ketat. Manajer tim Umar Djaidi mengatakan upaya mempertahankan gelar juara yang direbut dua tahun lalu tidak akan berjalan mulus.

    Oleh sebab itu, Umar menyatakan, target paling realistis saat ini ialah bermain hingga semifinal. "Kalau sudah masuk semifinal, siapa sih yang tidak mau juara," kata Umar saat konferensi pers di Jakarta, Kamis, 31 Januari 2019.

    Baca: Bandung Jadi Tuan Rumah Djarum Superliga Badminton 2019

    Pada 2017, Mutiara Cardinal keluar sebagai juara Superliga Badminton di nomor putri. Mereka mengalahkan tim putri Berkat Abadi dengan skor 3-0. Hanna Ramadini (tunggal), ganda putri Yulfira Barkah/Tiara Rosalia Nuraidah, dan Gregoria Mariska Tunjung (tunggal) menjadi motor utama bagi Mutiara. Sementara tim putra hanya sanggup melangkah hingga semifinal.

    Umar menambahkan ada tantangan tersendiri bagi timnya untuk melakukan persiapan di turnamen kali ini. Salah satunya ialah ada beberapa pemain yang tidak bisa bermain karena harus tampil di German Open 2019. Meski demikian, ia optimistis bisa melangkah ke semifinal. "Dari ketua umum ingin juara, tapi tidak mudah mendapatkan pemain asing yang ada di rangking teratas," ucapnya.

    Berbeda di tim putri, di nomor putra Mutiara tidak mengirimkan pemain. Umar menyatakan absennya tim putra karena mengalami kekurangan pemain. "Kami sedang melakukan pembinaan. Kalau tim putra ikut terlalu banyak belanja pemain," kata Umar.

    Salah satu tim yang akan menjadi pesaing Mutiara dalam perebutan gelar juara di sektor putri ialah Jaya Raya Jakarta. Pelatih Jaya Raya Erwan Purnomo menyatakan target minimal timnya bisa mencapai semifinal. "Lebih bagus lagi bisa juara," kata Erwan.

    Dari susunan pemain, beberapa atlet putri nasional yang mengisi pemusatan latihan nasional akan memperkuat Jaya Raya. Mereka adalah ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Jauza Fadhila, dan Virni Putri.

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?