Djarum Superliga Badminton Sediakan Hadiah Total Rp 4,25 M

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Turnamen Djarum Superliga Badminton. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Turnamen Djarum Superliga Badminton. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 13 klub bulu tangkis dalam dan luar negeri akan bersaing dan memperebutkan gelar juara dan hadiah total Rp 4,25 miliar dalam kejuaraan bulu tangkis beregu Djarum Superliga Badminton 2019 yang akan berlangsung di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung, 18-24 Februari.

    "Kami menambah jumlah hadiah pada tahun ini menjadi US$ 300 ribu atau sekitar Rp 4,25 miliar dari penyelenggaraan pada 2017 sebesar US$ 250 ribu atau sekitar Rp 3,5 miliar demi menyemarakan persaingan," kata Ketua Panitia Penyelenggara Djarum Superliga Badminton 2019 Achmad Budiharto dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis.

    Budiharto mengatakan pemilihan kota Bandung sebagai lokasi penyelenggaraan menyusul minat masyarakat Kota Kembang yang tinggi untuk menyaksikan pertandingan bulu tangkis secara langsung.

    "Meskipun minat masyarakat Bandung terhadap pertandingan bulu tangkis tinggi, turnamen internasional sudah lama tidak digelar di kota itu. Kami ingin membangkitkan lagi gairah masyarakat Bandung terhadap bulu tangkis dengan mendatangkan pemain-pemain papan atas dari dalam dan luar negeri," katanya.

    Sekretaris Jenderal PP PBSI itu mengatakan pemilihan Sabuga sebagai lokasi pertandingan Djarum Superliga Badminton 2019 karena gedung itu menjadi arena yang paling baik dan nyaman bagi penonton dengan daya tampung sekitar 1.500 orang.

    Panitia Penyelenggara, lanjut Budi, juga menambah subsidi dana bagi seluruh klub yang ikut dalam kejuaraan beregu nasional dua tahunan itu. Setiap klub mendapatkan subsidi dana sebesar Rp60 juta atau meningkat Rp10 juta dari penyelenggaraan Djarum Superliga 2017.

    "Kami juga meningkatkan subsidi bagi klub yang mendatangkan pemain-pemain asing. Sebelumnya, subsidi untuk mendatangkan pemain asing sebesar US$ 6000 setiap klub. Sekarang, subsidi itu menjadi US$ 10 ribu untuk setiap klub," katanya sembari menambahkan kuota maksimal satu tim adalah 12 pemain dalam negeri dan luar negeri.

    Budiharto mengatakan Djarum Superliga Badmiton menjadi ajang bagi para pemain lokal Indonesia untuk bertanding dan menghadapi pemain-pemain peringkat atas dunia, termasuk pemain asal Indonesia.

    "Secara struktural, para pemain lokal tidak secara langsung dapat bermain dalam turnamen-turnamen tinggi dunia. Kesempatan mereka bertemu pemain peringkat atas dunia juga kecil," katanya.

    Tiga belas klub bulu tangkis yang bersaing dalam Djarum Superliga Badminton 2019 terdiri atas delapan klub dalam negeri, yakni Djarum Kudus, Jaya Raya Jakarta, Berkat Abadi, Musica, Daihatsu Astec, Mutiara Cardinal, Jatim United, dan Tiket.com Champion Klaten. Kemudian, lima klub luar negeri yaitu Sports Affairs (Malaysia), Samurai Japan Reptiles (Jepang), Saishunkan-Unisys (Jepang), Hitachi (Jepang), dan Granular (Thailand).

    Klub yang meraih juara akan mendapatkan hadiah sebesar US$ 80 ribu, peringkat dua mendapatkan hadiah US$ 40 ribu, peringkat ketiga mendapatkan US$ 20 ribu, dan peringkat keempat mendapatkan hadiah US$ 10 ribu.

    Sementara, tiket pertandingan kelas VIP dijual seharga Rp 40 ribu untuk pertandingan Senin (18/2) hingga Jumat (22/2). Sedangkan tiket VIP untuk Sabtu (23/2) dan Minggu (24/2) dijual Rp 75 ribu.

    Tiket kelas reguler kejuaraan bulu tangkis Djarum Superliga Badminton 2019 dijual seharga Rp 25 ribu untuk pertandingan Senin (18/2) hingga Jumat (22/2). Kemudian untuk Sabtu (23/2) dan Minggu (24/2), tiket reguler dijual seharga Rp 50 ribu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?