Timnas U-22 Vs Bhayangkara FC 2-2 , Zola Cs Dinilai Masih Gugup

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Timnas U-22. Antara

    Timnas U-22. Antara

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri menilai anak asuhannya masih perlu banyak pembenahan sebelum berlaga di ajang Piala AFF U-22 17 Februari mendatang. Pasca laga uji coba kontra Bhayangkara FC yang berakhir 2-2 sore tadi, dia menilai Gian Zola cs agak gugup ketika menerapkan strategi serangan balik di paruh akhir babak kedua.

    Timnas U-22 sempat unggul 2-0 lewat gol Andy Setyo Nugroho dan eksekusi penalti Gian Zola. Namun mereka harus puas dengan hasil imbang 2-2 lantaran gawang M. Riyandi kebobolan dua gol tendangan jarak jauh Ilham Udin Armayn dan Maldini Pali.

    Indra menjelaskan bahwa dirinya melakukan perubahan pada babak kedua. Dia sebenarnya menginginkan Timnas U-22 bermain dengan pola bertahan di area permainan sendiri dan mengandalkan serangan balik cepat.

    Namun dia menilai anak asuhnya tampak terlalu lambat dalam mengambil bola dari kaki lawan dan memiliki transisi permainan yang tak cukup baik.

    "Ketika babak kedua, menggunakan skuat tim kedua itu, sangat counter attack, tapi transisinya lambat dan cenderung menunggu saat dalam situasi bertahan," kata Indra dalam jumpa pers purnalaga.

    Kuncinya, lanjut Indra, seharusnya para pemain Timnas U-22 segera mengalirkan bola menuju Beni Oktavinsyah yang diplot masuk menggantikan Witan Sulaiman di sektor sayap kanan.

    "Namun yang terjadi ketika build up serangan balik dari bek tengah malah bola diumpan balik ke kiper. Itu konyol kalau menurut saya, karena dalam situasi demikian kiper sudah kehilangan dua tangannya, senjata utamanya," kata Indra.

    "Seharusnya tidak begitu, harus lihat ke depan. Orang pertama yang harus dituju dalam situasi itu seharusnya Beni," ujar mantan pelatih Timnas U-19 itu menambahkan.

    Timnas U-22 menerapkan strategi permainan dengan menekankan pada penguasaan bola dominan sepanjang babak pertama hingga pertengahan awal babak kedua.

    Kendati tak membuahkan gol di babak pertama, Timnas U-22 lantas unggul dua gol atas Bhayangkara lewat gol Andy Setyo dan Gian Zola yang hanya berjarak empat menit.

    Setelah unggul dua gol, Indra rupanya menginstruksikan para pemain untuk menerapkan skema serangan balik termasuk dengan melakukan rotasi pemain, seperti mengeluarkan Witan yang digantikan Beni, Zola digantikan Hanif Sjahbandi dan M. Luthfi Kamal digantikan Kadek Agung.

    Namun, strategi itu tak berjalan mulus dan Timnas U-22 kemasukan dua gol tendangan jarak jauh yang dicetak mantan asuhan Indra di Timnas U-19 dulu, Ilham Udin dan Maldini.

    "Secara keseluruhan ketika pakai strategi kedua, kami keluar dari tekanan dengan kurang smooth saya bilang," pungkas Indra.

    Laga melawan Bhayangkara menjadi satu dari dua pertandingan uji coba yang dijadwalkan Timnas U-22 sebelum bertolak ke Kamboja mengikuti Piala AFF U-22 pada 17-26 Februari. Selanjutnya, Timnas U-22 akan bertolak ke Malang untuk menghadapi Arema FC dalam laga uji coba kedua di Stadion Kanjuruhan, Ahad mendatang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.