Tes MotoGP Sepang: Kata Rossi Setelah Tempati Urutan Keenam

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Yamaha, Valentino Rossi. (foto: Yamaha MotoGP)

    Pembalap Yamaha, Valentino Rossi. (foto: Yamaha MotoGP)

    TEMPO.CO, JakartaValentino Rossi hanya berada di posisi keenam dalam tes pramusim MotoGP hari pertama di Sepang, Malaysia, Rabu, 6 Februari 2018. Namun, pembalap Yamaha itu cukup senang karena merasakan menemukan kemajuan dengan motornya, YZR-M1.

    Dalam tes hari pertama itu, Rossi mencatatkan waktu terbaik 2 menit 0,158 detik, terpaut 0,537 detik dari Marc Marquez yang menorehkan waktu tercepat.

    Baca: Hasil Tes Pramusim MotoGP Sepang: Marquez Tercepat, Rossi Keenam

    Dalam tes di Sepang, Yamaha hanya membawa satu konfigurasi mesin, dari dua yang disiapkan untuk dipilih menghadapi musim ini. Rossi senang dengan putusan tersebut.

    “Di antara keduanya, perbedaannya tidak besar. Mesin ini tak buruk. Hari pertama cukup positif karena saya punya feeling baik dengan motor dari awal,” tutur dia. "Kami hanya memakai satu mesin di sini, jadi pada prinsipnya pilihan telah dibuat."

    Baca: Tes Pramusim MotoGP Sepang: Rossi Pamer Helm Baru

    Rossi juga senang dengan kondisi ban. "Itu titik lemah kami, tapi kami tidak terlalu buruk. Kami mencoba sesuatu hari ini untuk meningkatkan sedikit performa. Kami masih harus bekerja, kami dalam keadaan yang baik, tapi kami membutuhkan lebih banyak," kata pembalap yang bulan ini akan berusia 40 tahun.

    Rossi juga merasakan timnya mendapat kemajuan ketimbang tes sebelumnya di Valencia dan Jerez. “Kami punya sesuatu yang lebih baik dan beberapa hal untuk dibandingkan saat di Jerez. Semuanya, mesin elektronik dan sasis motor. Kami harus bekerja dan mencoba dengan ban bekas. Jika Anda melihat catatan waktu kami dengan lainnya, kami tidak terlalu buruk,” kata dia.

    Rossi melanjutkan, "Di Valencia dan Jerez, kami punya hal-hal kecil, tidak banyak. Di sini, kami punya beberapa hal lebih besar dan saya senang dengan caranya.”

    CRASH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.