Incar Olimpiade 2020, Panahan Akan Kirim Atlet Berlatih di Korea

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim panahan Merah Putih recurve putri saat berlaga dalam semi final test event Asian Game 2018 di Lapangan Panahan Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa 13 Februari 2018.  TEMPO/Subekti.

    Tim panahan Merah Putih recurve putri saat berlaga dalam semi final test event Asian Game 2018 di Lapangan Panahan Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa 13 Februari 2018. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengurus Pusat Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) berencana mengirimkan dua hingga tiga atlet untuk menjalani pemusatan latihan di Korea Selatan sebagai persiapan mengikuti Olimpiade Tokyo 2020.

    "Kami sudah mendapatkan tawaran dari Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk mengirimkan dua hingga tiga orang untuk mencapai Olimpiade," kata Sekretaris Jenderal PP Perpani Riza Barnadi setelah pelantikan PP Perpani 2018-2022 di Jakarta, Kamis.

    Riza menjelaskan Korea Selatan mempunyai atlet-atlet panahan terbaik di tingkat Asia selain kerja sama yang telah dijalin pengurus Perpani dengan sejumlah jaringan cabang panahan di Negeri Ginseng itu.

    "Kami masih akan cari pola pelatnas bagi atlet-atlet yang akan menuju Olimpiade. Apakah mereka akan berlatih bersama atlet-atlet yang akan mengikuti SEA Games 2019 ataukah mengikuti pelatnas terpisah, misalkan sampai Olimpiade di luar negeri," katanya.

    PP Perpani, menurut Riza, sudah menggelar seleksi dari 40 atlet panahan di berbagai daerah menjadi 24 atlet. Tapi, Perpani masih menunggu persetujuan Kemenpora terkait kuota jumlah atlet yang dapat menjalani pelatnas.

    "Kami sudah mengajukan anggaran sekitar Rp24 miliar untuk menjalankan pelatnas bagi 24 atlet. Tapi, kami belum tahu jumlah anggaran yang disetujui Kemenpora," kata Riza.

    Hanya saya, Kemenpora setuju jika Perpani menggelar dua program pelatnas, yaitu pelatnas khusus bagi atlet-atlet yang akan mengikuti SEA Games serta pelatnas bagi atlet-atlet yang fokus Olimpaide.

    Dua atlet panahan yang masih menjalani program latihan sejak Asian Games 2018 adalah Riau Ega Agatha dan Diananda Choirunisa.

    Ketua Umum PP Perpani Kelik Wirawan menyatakan pelatnas atlet-atlet panahan Indonesia akan berlangsung di Jakarta pada awal Maret 2019 sebagai persiapan SEA Games dan Olimpiade menyusul lokasi latihan Diananda dan Riau Ega yang berada di Surabaya.

    "Kami juga akan memperbaharui hal-hal nonteknis, seperti nutrisi, psikologi, kesehatan, hingga hiburan bagi para atlet," kata Kelik Wirawan.

    Kelik juga berjanji akan mendatangkan pelatih asing bagi atlet-atlet pelatnas panahan serta pelatihan bagi atlet-atlet panahan dalam negeri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.