Hasil Final Four Proliga: Ketat, Popsivo Polwan Tekuk Bjb Pakuan

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim bola voli putri Jakarta PGN Popsivo Polwan. Antara/M Agung Rajasa/aww.

    Tim bola voli putri Jakarta PGN Popsivo Polwan. Antara/M Agung Rajasa/aww.

    TEMPO.CO, Jakarta - Sempat tertinggal terlebih dahulu, juara putaran pertama Jakarta PGN Popsivo Polwan akhirnya mampu mengalahkan Bandung Bank bjb Pakuan dengan skor tipis 3-2 (19-25, 25-19, 25-20, 19-20, 15-9) pada laga final four putaran pertama Proliga 2019 yang digelar di GOR Joyoboyo Kediri, Jawa Timur, Jumat.

    Popsivo Polwan langsung memulai dengan menyerang lebih dulu. Amalia Fajrina dkk langsung memimpin 8-6. Tapi bjb Pakuan mampu mengejar hingga menyamakan skor 16-16. Setelah itu merekapun semakin percaya diri hingga tim asal Bandung itu mampu amankan set pertama 25-19.

    Pada set kedua Popsivo
    memimpin jauh tanpa membiarkan lawan berkembang. Set kedua pun menjadi milik anak asuh Chamnan Dokmai dengan 25-19.

    Memasuki set ketiga Bank bjb Pakuan mencoba bangkit dengan menyerang lebih dulu. Namun Aprilia Manganang dkk tidak membiarkan lawan semakin berkembang sehingga mereka mampu memimpin 13-9. Pertandingan sengit diperlihatkan kedua tim akhirnya dimenangi Popsivo dengan 25-20.

    Set keempat kembali terjadi kejar mengejar angka, 5-5. Kemudian Bank bjb menunjukkan perlawanan sengit sehingga berhasil memimpin 16-14. Shella Bernadetha dkk akhirnya menutup set keempat dengan mudah 25-19. Diset penentu PGN Popsivo langsung melesat melancarkan serangan hingga dengan mudah mengakhiri pertandingan dengan 15-9.

    Pelatih Jakarta PGN Popsivo Polwan, Chamnan Dokmai, menilai karena mendapat tekanan yang cukup besar anak asuhnya agak susah untuk menaikkan mental. "Ini juga pengalaman pertama bagi saya, kita melihat juga keadaan mentalnya saat ini benar-benar berbeda, tapi mereka masih mampu menunjukkan komunikasi tim yang bagus, tapi saya juga tadi tetap optimis meskipun poinnya semoat tertinggal,” ujar dia seperti termuat dalam rilis panitia.

    Dokmai melanjutkan, “Saya tidak bisa menebak apa yang akan terjadi besok (lawan Pertamina), mungkin hari ini kita bermain seperti ini (kurang bagus) tapi besok bisa bermain bagus, kita tidak tau apa yang akan terjadi. Tapi kita tetap optimis untuk besok, soalnya seperti apapun tadi juga kita bisa melaluinya.”

    Pelatih Bandung Bank bjb Pakuan, Teddy Hidayat, mengaku jika anak asuhnya mampu menunjukkan permainan yang luar biasa, sehingga mampu mengimbangi permainan Popsivo. Ia mengaku meski timnya kalah, mereka kalah tipis.

    “Di set terakhir itu mungkin karena tadi kita ketinggalan ya jadi konsentrasi anak-anak agak buyar, soalnya kita poinnya agak jauh. Mungkin juga saat itu tadi kita tertekan jadi kita malah tambah tertekan lagi. Kalau saya masih ada target, karena pertandingan pun masih terbuka lebar. Mungkin hanya tadi anak-anak masih adaptasi dulu, mereka tidak kita bebani ya karena target kita kan masuk final four, dan kita sudah masuk,” kata dia.

    Teddy kemudian bicara lawan berikutnya di final four Proliga ini. “Kalau untuk lawan BNI sendiri kita target, kalau bisa kita malh harua ambil poin. Karena sebelumnya kita pun sudah bisa mengimbangi BNI,” kata Teddy.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.