Basket IBL: Bima Perkasa Main Lepas di Seri Malang

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebasket BPD DIY Bima Perkasa, David Atkinson (tengah) . Antara

    Pebasket BPD DIY Bima Perkasa, David Atkinson (tengah) . Antara

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Tim Basket IBL Bima Perkasa Yogya menargetkan bisa mengulang sukses seri Surabaya dengan cara menyapu bersih kemenangan saat menjalani laga lanjutan seri ketujuh Indonesia Basketball League (IBL) 2018/2019 di GOR Bimasakti, Malang, 9-10 Februari 2019.

    Target sapu bersih Seri Malang itu tinggal selangkah lagi pasca Bima Perkasa sukses menggulung Prawira Bandung dengan skor 78-71 pada 9 Februari 2019 kemarin. Anak asuh pelatih Raoul 'Ebos' Miguel Hadinoto tinggal meladeni Satria Muda pada Minggu 10 Februari 2019 sore.

    "Kami minta anak-anak jangan terlalu over confidence dan menyepelekan satu lawan pun karena lawan di Malang ini semua berat," ujar Ebos 9 Februari 2019.

    Ebos pun meminta pada Yanuar Dwi Priasmoro cs bisa fokus dengan game plan yang dipersiapkan agar berhasil melewati pertandingan satu persatu tanpa kendala berarti. Ebos ingin para pemainnya berlaga menikmati permainan tanpa beban.

    "Jangan terlalu berpikir jauh untuk beberapa waktu ini, karena dua seri terakhir Malang dan Yogyakarta sangatlah penting," ujarnya.

    Terlebih lagi, ujar Ebos, setelah seri Malang ini, BPD DIY Bima Perkasa juga akan melakoni tiga pertandingan pada seri di Yogyakarta nanti yang notabene menjadi seri penentuan pada 15-17 Februari 2019 nanti.

    Ebos menambahkan tak ada persiapan khusus guna meladeni dua tim di seri ketujuh ini. Yang terpenting dari pemainnya bisa menjaga konsistensi agar bisa mengulang sukses saat menjalani seri ke enam di Surabaya di mana mereka berhasil menaklukkan Satya Wacana Salatiga dan NSH Jakarta.

    Selain itu, seri di Malang yang mengambil lokasi GOR Bima Sakti menjadi sebuah keuntungan juga bagi Bima Perkasa. Lokasi itu memiliki ikatan historikal kuat karena pernah menjadi kandang Bima Perkasa saat bermarkas di Malang dengan nama Bima Sakti sebelum akhirnya pindah ke Yogyakarta.

    Beberapa pemain yang dibawa sudah sangat akrab dengan atmosfer dari GOR Bima Sakti dan lapangan yang akan digunakan untuk menyelenggarakan pertandingan. Sebut saja sang kapten Yanuar Dwi Priasmoro, Moh. Alan As'adi, Restu Dwi Purnomo atau Ali Mustofa.

    Salah satu pemain dari BPD DIY Bima Perkasa, Alan As'adi menuturkan bahwa bekal latihan selama seminggu yang dijalani klub menjadi modal besar dalam menghadapi dua pertandingan berat Basket IBL di Malang."Kami sedang dalam semangat tinggi menghadapi seri Malang ini, apalagi kami main di Malang tempat kami dulu mencari ilmu. Secara nggak langsung mempengaruhi psikologis kami sebagai tim," tutur pemuda kelahiran Kendal tersebut.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Realitas Versus Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia

    Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia 2017-2019 mencatat luas area perkebunan 2016 mencapai 11,2 juta hektare. Namun realitas berkata lain.