Final Four Proliga: Putri Pertamina Selangkah Lagi ke Final

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim putri Jakarta Pertaimna Energi. (PB PBVSI)

    Tim putri Jakarta Pertaimna Energi. (PB PBVSI)

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim putri Jakarta Pertamina Energi tinggal selangkah lagi memastikan tiket final Proliga 2019, setelah meraih kemenangan ketiga pada babak Final Four di GOR Jayabaya Kota Kediri, Jawa Timur, Minggu.

    Pada laga terakhir final four putaran pertama, anak asuh pelatih Muhammad Ansori itu membekuk Bandung Bank BJB Pakuan dengan skor 3-0 (25-17, 25-16, 25-19), sekaligus memastikan posisi teratas dengan nilai 9.

    Jakarta Pertamina Energi tinggal membutuhkan satu kemenangan lagi saat babak empat besar putaran kedua di GOR Ken Arok Malang pada 15-17 Februari mendatang.

    "Jalan menuju grand final semakin terbuka lebar, tapi kami tidak mau jumawa. Masih ada pertandingan di Malang dan anak-anak harus tetap fokus," kata Ansori usai pertandingan.

    Menghadapi BJB Pakuan, Jakarta Pertamina Energi tampil solid dan menekan melalui serangan Bethania De La Cruz, Anna, dan Novia Andriyanti. Pertahanan rapat juga menyulitkan lawan untuk menyerang.

    BJB yang sebelumnya sudah dua kali menelan kekalahan seperti kehilangan daya. Penampilan bagus yang mereka pertontonkan saat bertemu PGN Popsivo tidak lagi terlihat.

    "Tiga hari berturut-turut main, mungkin anak-anak capek, jadi mainnya naik turun. Ya seperti ini hasilnya," kata asisten manajer Bank BJB Pakuan Adik Rega Pahla.

    Menurut Rega, awalnya berharap bisa mengambil kemenangan pada putaran pertama di Kediri, tapi gagal diwujudkan.

    "Kalau di Malang nanti walaupun sulit tetap tidak ada yang tidak mungkin. Saya selalu memotivasi anak-anak untuk semangat dan tampil tanpa beban," katanya soal performa di Final Four Proliga 2019.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Realitas Versus Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia

    Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia 2017-2019 mencatat luas area perkebunan 2016 mencapai 11,2 juta hektare. Namun realitas berkata lain.