Kalahkan Anderson Silva, Israel Adesanya Bintang Baru MMA di UFC

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Israel Adesanya melepaskan pukulan ke muka Anderson Silva dalam laga UFC 234 di Melbourne, Australia, Sabtu 9 Februari 2019. (Esther Lin/MMA Fighting)

    Israel Adesanya melepaskan pukulan ke muka Anderson Silva dalam laga UFC 234 di Melbourne, Australia, Sabtu 9 Februari 2019. (Esther Lin/MMA Fighting)

    TEMPO.CO, Jakarta - Israel Adesanya menjadi calon bintang baru UFC setelah petarung MMA Australia kelahiran Nigeria itu menunjukkan performa hebat di Rod Laver Arena Melbourne, Australia, Sabtu 9 Februari 2019.

    Adesanya tampil dalam pergelaran UFC 234 di arena tersebut, dan menghadapi petarung MMA legendaris asal Brasil, Anderson Silva. Adesanya berhasil menang angka dalam pertarungan tiga ronde.

    Tampil tanpa rasa ragu, Adesanya melayani gaya bertarung stand up fighting Silva yang kondang. Adesanya memaksimalkan usianya yang lebih muda untuk mengimbangi Silva yang jauh lebih berpengalaman.

    “Saya berusaha menunjukkan yang terbaik dan berhasil. Sekarang saya menjadi penantang nomor satu di kelas menengah. Saya siap kapan pun untuk menantang juara,” kata Adesanya, petarung berusia 29 tahun dengan rekor 16-0-0.

    “Terima kasih untuk Anderson Silva yang sudah memberikan saya banyak pelajaran dari pertarungan malam ini. Saya menjadi semakin matang dan berpengalaman untuk melanjutkan karier,” ujar Adesanya memuji Silva yang berusia 43 tahun saat pertarungan tersebut.

    Pertarungan Adesanya vs Silva seharusnya menjadi partai tambahan laga perebutan gelar kelas menengah UFC antara Robert Whittaker vs Kelvin Gastelum.

    Namun laga MMA perebutan gelar kelas menengah UFC antara Whittaker vs Gastelum dibatalkan karena Whittaker harus menjalani operasi hernia yang mendadak harus dijalaninya.

    UFC | MMA JUNKIE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?