Hasil Final Four Proliga 2019: Putra BNI Sapu Bersih 3 Kemenangan

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim voli putra Proliga, Jakarta BNI 46. ANTARA/Mohammad Ayudha.

    Tim voli putra Proliga, Jakarta BNI 46. ANTARA/Mohammad Ayudha.

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim putra Jakarta BNI 46 berhasil menempati posisi pertama klasemen usai menyapu bersih laga putaran pertama final four Proliga 2019. Pada laga terakhirnya mereka menumbangkan Palembang Bank SumselBabel 3-2 (15-25, 25-23, 31-29, 15-25, 16-14) di GOR Joyoboyo Kediri, Jawa Timur, Ahad.

    Ini jadi laga seru dua tim unggulan. Sebelumnya, mereka memiliki catatan bagus diawal pertandingan final four, Bank SumselBabel berhasil mengalahkan juara bertahan Samator 3-1, dan menaklukkan Pertamina dengan 3-0. Hal yang sama diraih Jakarta BNI 46 dengan tumbangkan Samator 3-1, dan bekuk Pertamina 3-0.

    Pelatih BNI 46 Samsul Jais menyebut kemenangan 3-2 merupakan kemenangan psikologis. "Karena yng menentukan itu fisik, ketika fisik bagus tentu mental naik, kalau fisik bagus bagaimana pasti emosional. Mereka kemarin main jump serve gila-gilaan tapi sekarang kita ajak bermain relly dan menang. Sesungguhnya pertandingan berat itu di putaran kedua dan final four, dan ini tiga hari berturut-turut,” ujar dia seperti termuat dalam rilis panitia.

    Samsul Jais melanjutkan, “Mampu sapu bersih, artinya kita secara teknis dan kita punya semuanya, dan artinya dia sistem, ini kemenangan adu strategi, peran pelatih taktik dan strategi berpengaruh sekali, kita sudah ketinggalan."

    Di set keempat ia melakukan rotasi. "Tapi paling tidak tadi masuk tim cadangan itu memang strategi untuk buat capek lawan. Di Malang kami akan kerja step by step saja, tapi setiap pertandingan tentu tim pengen menang dan bisa maju ke Jogja, tapi paling tidak dengan tiga kemenangan ini sudah membuka peluang menuju sana.”

    Sementara Pelatih Bank SumselBabel Pascal Wilmar mengatakan bahwa ia merasa cukup puas dengan perjungan anak asuhnya. "Kalau sudah dua sama, tentu siapa yang punya mental kuat ya itu yang menang, kita sudah berusaha ya, jadi kalau ketinggalan tipis gitu yang penting kita sudah berjuang, setidaknya sudah punya nilai satu," kata dia.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Realitas Versus Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia

    Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia 2017-2019 mencatat luas area perkebunan 2016 mencapai 11,2 juta hektare. Namun realitas berkata lain.