Tenis Indonesia Bidik Emas SEA Games 2019 dari Nomor Ganda

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis ganda campuran Indonesia Christopher Rungkat  dan Aldila Sutjiadi melakukan tos saat memperoleh angka dari lawannya petenis Jepang Erina Hayashi dan Kaito Eusugi pada semifinal tenis ganda campuran Asian Games 2018 di Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (24/8). ANTARA FOTO/ INASGOC/Wahyu Putro

    Petenis ganda campuran Indonesia Christopher Rungkat dan Aldila Sutjiadi melakukan tos saat memperoleh angka dari lawannya petenis Jepang Erina Hayashi dan Kaito Eusugi pada semifinal tenis ganda campuran Asian Games 2018 di Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (24/8). ANTARA FOTO/ INASGOC/Wahyu Putro

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim tenis Indonesia membidik dua medali emas pada nomor ganda putri dan ganda campuran dalam SEA Games 2019 yang akan berlangsung di Filipina, menyusul capaian prestasi dalam Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang.

    "Kami sudah melapor ke Kementerian Pemuda dan Olahraga karena mereka bertanya tentang target tenis. Saya bilang kami bisa mendapatkan dua medali emas dari sektor ganda putri dan ganda campuran pasangan Aldila/Christo," kata Ketua Umum PP Pelti Rildo Ananda Anwar selepas jumpa pers di Jakarta, Senin.

    PP Pelti, menurut Rildo, telah mengajukan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk menggelar pemusatan latihan nasional bagi lima atlet putra dan lima atlet putri.

    "Kami menyiapkan program pelatnas di Pejompongan, Jakarta Selatan karena di sana ada dua lapangan tenis sekaligus penginapan bagi para atlet. Lapangan tenis di Gelora Bung Karno seringkali menjadi lokasi penyelenggaraan pamerain sehingga program pelatnas terkendala," ujarnya.

    Namun, Rildo mengatakan program pelatnas intensif tenis akan dimulai pada Agustus atau tiga bulan sebelum penyelenggaraan SEA Games 2019 karena sebagian besar atlet akan mengikuti turnamen perorangan di luar negeri.

    Sementara untuk program uji coba, Pelti menyiapkan empat kali uji coba tim bagi para pemain berdasarkan anggaran yang diajukan ke Kemenpora.

    "Para pemain sudah punya sponsor masing-masing untuk peralatan. Tapi, kami juga mengajukan anggaran peralatan bagi mereka yang ikut pelatnas," katanya.

    PP Pelti, lanjut Rildo, akan membantu akomodasi dan menghubungkan ke kedutaan-keduataan besar Indonesia di luar negeri jika para pemain mengikuti kejuaraan perorangan di luar negeri.

    Meskipun akan memenuhi ketetapan Kemenpora terkait komposisi atlet junior-senior dalam SEA Games, Pelti masih akan mengandalkan atlet senior seperti Christopher Rungkat untuk turun memperkuat tim Indonesia.

    Rildo mengatakan Christo yang akan berpasangan dengan Aldila Sutjiadi menjadi harapan untuk menghadapi tim Thailand dan tim tuan rumah Filipina yang diunggulkan pada cabang tenis SEA Games 2019.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Realitas Versus Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia

    Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia 2017-2019 mencatat luas area perkebunan 2016 mencapai 11,2 juta hektare. Namun realitas berkata lain.