Persebaya U-17 Juara Piala Soeratin, Risma Berikan Rp 40 Juta

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. TEMPO/Fajar Januarta

    Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Jakarta - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memberikan uang pembinaan sebesar Rp 40 juta kepada para pemain Persebaya U-17 yang telah berhasil meraih juara Piala Soeratin.

    "Alhamdulillah anak-anak Persebaya U-17 ini bisa meraih juara Piala Soeratin. Saya sangat bangga anak-anak ini bisa menjadi juara," kata Risma saat jamuan makan siang bersama pemain dan ofisial serta Presiden Persebaya Azrul Ananda di rumah dinas wali kota di Surabaya, Selasa.

    Dalam acara itu, uang pembinaan dari Wali Kota Risma diterima langsung oleh kapten tim Fachrul Inzaghi. Sebaliknya, Presiden Persebaya Azrul Ananda menyerahkan kenang-kenangan kepada Wali Kota Risma berupa kaos Persebaya bertuliskan nomor punggung 1 atas nama Risma.

    Pada kesempatan itu, Risma mengaku ikut bangga kepada anak-anak Persebaya U-17 yang meraih juara.

    Menurutnya, kejuaraan yang sifatnya berkelompok itu jauh lebih sulit dibanding perseorangan, karena harus memiliki satu visi yang sama untuk menjadi juara.

    Pada kesempatan itu Risma juga mengobarkan semangat tim Persebaya U-17 supaya tidak cepat puas dengan prestasi yang telah diraih. Ia berharap anak-anak Persebaya itu bisa terus mengejar prestasi di kejuaraan yang lain, sehingga dapat membanggakan warga Kota Surabaya. "Sekali lagi jangan pernah puas, jangan hanya kali ini. Buatlah bangga Kota Surabaya, buatlah bangga negara ini," ujarnya.

    Menurut dia, pahlawan zaman sekarang adalah pejuang seperti mereka yang mengangkat bendera Surabaya bisa berprestasi di Indonesia atau pun di luar negeri. "Kalau mau berperang melawan siapa? tidak ada musuhnya. Jadi, perangnya ya seperti kalian ini mengibarkan bendera Surabaya di Indonesia atau luar negeri. Saya yakin kalian bisa," kata Risma.

    Wali Kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu menjelaskan dalam waktu dekat Pemkot Surabaya akan membuat museum olahraga. Museum itu nantinya akan diisi oleh peninggalan sejarah olahraga Surabaya beserta foto-foto atlet asal Surabaya yang meraih prestasi gemilang di masanya. "Ibu akan membuat museum olahraga, sehingga kelak foto-foto kalian bisa ditempel di museum itu jika kalian terus berprestasi. Supaya anak cucu kalian bisa lihat dan bangga," katanya.

    Risma menambahkan di sisa jabatannya sebagai Wali Kota Surabaya yang tinggal dua tahun lagi, ia akan menggarap human development hingga akhir.

    Oleh karena itu, ia akan terus mendorong anak-anak Surabaya untuk berprestasi di bidang apapun, sehingga banyak anak-anak Surabaya yang multitalenta.

    "Jadi, mereka itu boleh berprestasi di bidang apapun. Prestasi itu tidak hanya di bidang pendidikan formal. Tapi juga harus multitalenta. Kalau itu terjadi, suatu saat kita bisa melihat anak-anak bisa berprestasi di bidang apapun," ujarnya.

    Makanya, kata Risma, ke depan juga akan melakukan perawatan lapangan-lapangan yang tersebar di beberapa titik di Surabaya. Bahkan, tahun ini akan ada pembangunan lapangan baru yang bisa dimanfaatkan oleh warga Surabaya, terutama anak-anak.

    "Kita sudah banyak buat lapangan bola dan ini akan saya treatment khusus untuk merawat lapangan bola. Nanti Dispora juga kita belikan tangki, sehingga bisa digunakan untuk menyiram rumput lapangan pada saat musim kemarau agar tetap bagus," kata dia.

    Sementara itu, Presiden Persebaya Surabaya Azrul Ananda mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota dan jajaran Pemkot Surabaya yang telah mengapresiasi juara ini. Bagi dia, perjuangan Persebaya itu dilakukan hanya untuk Kota Surabaya. "Tentu ini membawa nama Kota Pahlawan. Mengharumkan dan membuat bangga Kota Surabaya," ujarnya.

    Ia mengaku sangat bangga kepada seluruh pemain Persebaya U-17 yang telah berhasil menjuarai piala Soeratin ini. Keberhasilan Persebaya U-17 ini tidak hanya menginspirasi para juniornya yang ada di bawahnya. Namun, lanjut dia, ini juga menginspirasi para seniornya untuk terus mengejar juara.

    "Ini kado 2018 yang sangat luar biasa. Semoga ini bisa menginspirasi Persebaya untuk mengejar piala. Semoga kita bisa mengakhiri tahun 2019 semanis kita mengawali tahun 2019 ini," katanya. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?