Jadwal Tinju Dunia: Joshua Vs Miller di New York, 1 Juni 2019

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juara kelas berat sejati asal Inggris, Anthony Joshua usai memukul KO penantangnya asal Rusia, Alexander Povetkin di Stadion Wembley London pada Sabtu 22 September 2018. (Reuters)

    Juara kelas berat sejati asal Inggris, Anthony Joshua usai memukul KO penantangnya asal Rusia, Alexander Povetkin di Stadion Wembley London pada Sabtu 22 September 2018. (Reuters)

    TEMPO.CO, Jakarta - Juara dunia tinju kelas berat tak terkalahkan Anthony Joshua akan ditantang oleh petinju AS Jarrell "Big Baby" Miller di New York 1 Juni mendatang. Pertarungan itu bakal menjadi laga perebutan gelar pertama bagi Joshua di luar Inggris Raya.

    Petinju Inggris itu semula sempat dijadwalkan mempertahankan sabuk WBA, WBO, IBF, dan IBO di Stadion Wembley London 13 April, namun hingga kini belum ada kejelasan.

    "Saya akan terbang ke New York. Saya akan pertahankan gelar kelas berat melawan Jarrell Miller di MSG (Madison Square Garden), kata petinju berusia 29 tahun itu melalui Youtube, seperti dikutip Reuters, Kamis WIB.

    Ia menuding adanya "politik tinju" dalam rencana pertarungan penyatuan gelar melawan juara versi WBC dari Amerika Deontay Wilder 13 April.

    "Jadi kami harus memisahkan diri dan mencari opsi lain, dan akhirnya muncul Jarrell Miller," kata Joshua yang telah mencatat 22 kali menang termasuk 21 dengan KO.

    Joshua mengalahkan Wladimir Klitschko di Wembley pada April 2017, kemudian bertarung melawan Carlos Takam dan Joseph Parker di Principality Stadium di Wales, sebelum kembali ke Wembley untuk mengalahkan.

    Sebelumnya, juara kelas super-berat Olimpiade 2012 itu banyak tampil di berbagai arena di Inggris, termasuk di Manchester dan O2 Arena London. "Wembley begitu dekat dengan hati saya, tempat yang hebat, lokasi yang bagus. Kini saatnya untuk membuat perubahan," katanya.

    Sementara itu Miller, 30 tahun, yang akan menjadi lawannya juga memiliki rekor tinju dunia yang bagus. Ia belum terkalahkan dengan rekor 23 menang dan sekali seri. "Ia ingin mendeklarasikan diri di Amerika, tapi sebenarnya ia sedang mengantarkan sabuknya dengan tangannya sendiri. Ia akan meninggalkan New York dengan tangan hampa," kata Miller kepada Sky Sports


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Realitas Versus Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia

    Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia 2017-2019 mencatat luas area perkebunan 2016 mencapai 11,2 juta hektare. Namun realitas berkata lain.