Bonus Djarum Foundation untuk Atlet Bulu Tangkis Muda Berprestasi

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemberian bonus Djarum Foundation kepada atlet muda bulu tangkis PB Djarum yang berprestasi. (Djarum Foundation)

    Pemberian bonus Djarum Foundation kepada atlet muda bulu tangkis PB Djarum yang berprestasi. (Djarum Foundation)

    TEMPO.CO, Jakarta - Djarum Foundation terus melanjutkan tradisi pemberian bonus kepada atlet-atlet bulu tangkis di bawah usia 19 tahun PB Djarum yang dianggap berhasil menorehkan prestasi cemerlang sepanjang tahun 2018.

    Bonus diberikan kepada sejumlah atlet muda dalam acara “Penghargaan Atlet Muda Berprestasi PB Djarum 2018” di kawasan Senayan, Jakarta Pusat pada Kamis, 14 Februari 2019.

    Tahun ini, pemberian bonus terasa istimewa karena terdapat 50 atlet dari kelompok usia U-17 serta U-19 yang mendapatkan apresiasi dari Djarum Foundation dengan total bonus lebih dari Rp 145 juta.

    Bonus yang diberikan Djarum Foundation tak lepas dari prestasi berkilau para atlet muda PB Djarum yang berhasil menjadi kampiun di kejuaraan nasional dan internasional sepanjang tahun 2018, seperti Djarum Sirnas Premier, Daihatsu Astec Open, Pembangunan Jaya Raya Junior Grand Prix, Badminton Asia Junior Championships, Blibli.com Superliga Junior, International Series hingga World Junior Championships.

    Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin mengatakan pemberian bonus ini merupakan apresiasi atas kerja keras para atlet muda PB Djarum yang telah mendulang prestasi di level kejuaraan junior, baik di tingkat nasional maupun panggung internasional.

    “Melalui pemberian bonus ada dua hal yang ingin Djarum Foundation sampaikan kepada atlet – atlet muda yang sedang meretas karier. Pertama, bagi penerima bonus, apresiasi ini diharapkan bisa melecut semangat dan motivasi untuk meningkatkan prestasi, terutama ketika sudah masuk ke level senior nanti. Lalu, yang kedua, bagi atlet yang belum menerima bonus, diharapkan bisa berlatih lebih keras lagi dan mampu menuai prestasi seperti rekan – rekannya saat ini,” ujar Yoppy.

    Mentalitas dan daya juang juga menjadi kunci utama bagi para atlet muda dalam menghadapi persaingan menembus Pelatnas. Dalam hal ini, Yoppy optimistis PB Djarum bisa menyumbangkan sejumlah pemain bertalentanya masuk ke Pelatnas mengingat banyaknya atlet muda yang mendulang prestasi sepanjang tahun 2018.

    Beberapa atlet muda PB Djarum yang menyita perhatian ialah Aisyah Sativa Fatetani dan Aisha Galuh Maheswari dari kelompok U17 yang sama-sama tiga kali meraih gelar juara dalam turnamen sepanjang tahun 2018. Selain itu, ada pula nama Alifia Intan Nurokhim yang baru saja menyabet gelar Juara Tunggal Putri di Kejurnas 2018. Cemerlangnya prestasi tiga pebulutangkis putri ini diharapkan bisa menumbuhkan asa kembali berjayanya sektor tunggal putri Indonesia di panggung bulu tangkis dunia di masa mendatang.

    Sementara itu, di sektor ganda campuran, PB Djarum memiliki dua pasang pemain yang sangat bertalenta yakni Leo Rollycarnadio/Indah Cahya Sari Jamil serta Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Tahun 2018 lalu, mereka berhasil menembus partai final World Junior Championships di mana Leo/Indah berhasil mengalahkan Rehan/Siti Fadia dan keluar sebagai juara.

    Selain memberikan bonus kepada atlet bulu tangkis muda berprestasi, dalam kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan kontrak sponsor antara PB Djarum dengan Li-Ning.

    Dengan kontrak berdurasi dua tahun tersebut, Li-Ning akan menjadi sponsor untuk aparel bulu tangkis bagi atlet PB Djarum dibawah usia 19 tahun (kontrak kolektif) dan kontrak individual dengan pelatih PB Djarum hingga tahun 2020 mendatang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.