Terpilih Jadi Ketua Karate, Begini Keinginan Hadi Tjahjanto

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berinteraksi dengan seorang anak yatim saat menghadiri Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW Tahun 1439 H di Istana Bogor, Jawa Barat, 10 April 2018. Foto: Biro Pers Setpres

    Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berinteraksi dengan seorang anak yatim saat menghadiri Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW Tahun 1439 H di Istana Bogor, Jawa Barat, 10 April 2018. Foto: Biro Pers Setpres

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum PB Forki terpilih Hadi Tjahjanto siap menggenjot persiapan karate menuju Olimpiade Tokyo 2020. Apalagi, waktu yang dimiliki tidaklah terlalu banyak untuk menghadapi ajang multievent dunia sebesar Olimpiade.

    "Kita hanya punya waktu 500-an hari lagi jelang Olimpiade Tokyo 2020. Kita akan segera lakukan konsolidasi untuk mempersiapkan atlet, sehingga pada Olimpiade 2020 Tokyo nanti bisa meraih hasil bagus, dalam arti kita dapat medali," ujar Hadi, yang juga Panglima TNI saat pidato penutupan Kongres Forki XV di Jakarta, Minggu (17/2).

    Dalam acara itu hadir Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya. Kedua pejabat tingi negara itu merupakan ketua umum perguruan. OSO merupakan Ketua Umum Perguruan KKI, sementara Siti ketua umum Inkado.

    Hadir pula mantan Ketua Umum PB Forki Hendardji Soepandji serta para ketua perguruan lainnya dan ketua umum Forki provinsi. Di antaranya Ketua Umum Forki Provinsi Sumatera Utara Rahmat Sjah dan Ketua Umum Forki Provinsi DKI Jakarta Meitra MividaMivida.

    Menurut Hadi, persiapan atlet ke Olimpiade Tokyo memang harus dilakukan dengan segera agar Indonesia memiliki cukup peluang untuk bersaing dan merebut medali.

    “Prinsip saya, kemenangan itu bisa diraih dengan latihan yang maksimal,” kata Hadi.

    Hadi juga akan menjadikan kesuksesan karate Indonesia merebut medali emas pada Asian Games 2018 sebagai motivasi untuk bisa meraih sukses di Olimpiade Tokyo 2020.

    Hadi terpilih secara aklamasi dalam Kongres Forki XV yang diikuti 25 perguruan dan 34 Forki provinsi. Dia akan memimpin PB Forki periode 2019-2023 menggantikan Gatot Nurmantyo.

    "Saya ucapkan banyak terima kasih atas prestasi yang telah diraih ketua umum terdahulu, Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo. Saya juga sudah menyampaikan kepada beliau mohon doa restu, dan saya tetap akan meneruskan keinginan beliau untuk meningkatkan prestasi yang saya kira akan tingkatkan lebih baik lagi," ucap Hadi.

    Terkait kepengurusan PB Forki yang harus terbentuk dalam dua pekan, Hadi mengatakan akan segera menyusun kepengurusan secara lengkap sesuai waktu yang ditetapkan.

    Sementara itu, Ketua Pimpinan Sidang pada Kongres Forki XV, Herman Muchtar, mengatakan, dalam penyusunan struktur kepengurusan, Hadi Tjahjanto akan dibantu empat orang formatur yang berasal dari unsur pengurus provinsi (Pengprov) dan perguruan. Mereka adalah Forki Sumatera Utara dan DKI Jakarta serta dua perguruan, yakni Inkanas dan KKI.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.