Guardiola Tantang Man City Buktikan Layak Juara Liga Champions

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Manchester City, Sergio Aguero (tengah) mencetak gol pembuka mereka dalam pertandingan leg pertama Liga Champions melawan Schalke 04 di Veltins-Arena, Gelsenkirchen, Jerman, Kamis dinihari, 21 Februari 2019.  Manchester City berhasil memenangi pertarungan dramatis mereka di kandang Schalke 04, 3-2. REUTERS/Wolfgang Rattay

    Pemain Manchester City, Sergio Aguero (tengah) mencetak gol pembuka mereka dalam pertandingan leg pertama Liga Champions melawan Schalke 04 di Veltins-Arena, Gelsenkirchen, Jerman, Kamis dinihari, 21 Februari 2019. Manchester City berhasil memenangi pertarungan dramatis mereka di kandang Schalke 04, 3-2. REUTERS/Wolfgang Rattay

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, tak puas dengan performa anak asuhnya pada laga pertama babak 16 besar Liga Champions kontra Schalke 04 Kamis dini hari tadi. Menurut dia, Manchester City harus membuktikan dirinya layak jadi juara Liga Champions dengan tidak membuat kesalahan-kesalahan pada laga penting.

    Guardiola menyoroti performa anak asuhnya pada babak pertama. Manchester City sempat tertinggal 2-1 setelah mereka diganjar dua gol penalti yang diciptakan Nabil Bentaleb.

    Dia menilai Manchester City memberikan dua gol itu kepada Schalke. Jika terus tampil seperti itu, dia pun tak yakin apakah mereka akan mampu menjuarai Liga Champions musim ini.

    "Saya senang (dengan hasil akhir), tetapi ini tak cukup. Kami memberikan mereka dua gol, jika ini terjadi di tahap lainnya...." ujar Guardiola dalam konferensi pers usai laga tersebut.

    "Pemain penting tak boleh kehilangan bola. Kami adalah tim yang enak ditonton. Kami tak tahu sampai sejauh mana kami akan melaju."

    Meskipun memuji performa anak asuhnya pada babak kedua yang berhasil bangkit dan akhirnya menang dengan hanya 10 pemain, Guardiola tetap menyataKan bahwa hal itu tak cukup. Dia menggaris bawahi bahwa untuk sukses, sebuah tim tak boleh membiarkan lawannya menciptakan gol seperti itu.

    "Babak kedua sangat luar biasa. Cara kami bereaksi saat tertinggal 2-1. Semua orang menyatakan bahwa kami harus melaju ke babak berikutnya. Saya tak meragukan hal itu," kata eks pelatih Barcelona dan Bayern Munchen tersebut. "

    "Tetapi anda harus sadar bahwa itu tak cukup. Membiarkan lawan melakukan itu (menciptakan gol). Terus melaju dan tunjukan seberapa bagus anda."

    Pada laga itu Manchester City sebenarnya sempat unggul lewat gol Sergio Aguero pada menit ke-18. Namun Schalke berbalik unggul menjelang akhir babak pertama lewat dua penalti yang dieksekusi oleh Nabil Bentaleb.

    Otamendi mendapatkan kartu kuning kedua pada pertengahan babak kedua sehingga membuat Manchester City harus bermain dengan 10 pemain. Beruntung Leroy Sane mampu menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas sebelum akhirnya Raheem Sterling menciptakan gol kemenangan mereka pada menit ke-83.

    Kemenangan tipis itu belum dapat menjamin Manchester City untuk melaju ke babak perempat final Liga Champions. Mereka masih harus menjamu Schalke pada laga kedua di Stadion Etihad Maret mendatang.

    MANCHESTER EVENING NEWS

    Lihat juga: Manchester City Pecundangi Schalke 04 di Kandangnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.