Tes Hari Pertama MotoGP Qatar: Vinales Tercepat, Rossi Kelima

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebalap MotoGP Maverick Vinales berpose di depan motor YZR-M1 saat peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP Team di Jakarta, Senin 4 Februari 2019. Peluncuran tim baru dengan tema `Beast Mode On` tersebut sebagai tanda adanya kesepakatan sponsorship antara Yamaha dengan Monster Energy serta kesamaan visi untuk menghadapi musim balap 2019. twitter/yamahamotogp

    Pebalap MotoGP Maverick Vinales berpose di depan motor YZR-M1 saat peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP Team di Jakarta, Senin 4 Februari 2019. Peluncuran tim baru dengan tema `Beast Mode On` tersebut sebagai tanda adanya kesepakatan sponsorship antara Yamaha dengan Monster Energy serta kesamaan visi untuk menghadapi musim balap 2019. twitter/yamahamotogp

    TEMPO.CO, Jakarta - Maverick Vinales (Monster Energy MotoGP) mencatat waktu tercepat di hari pertama tes pramusim MotoGP di Sirkuit Losail, Qatar, pada Sabtu malam.

    Pembalap Yamaha itu menorehkan waktu tercepat 1 menit 55,051 detik untuk mengungguli Alex Rins dari Suzuki Ecstar yang berada di tempat kedua dengan selisih 0,108 detik, demikian laman resmi MotoGP.com pada Minggu pagi.

    Vinales menyelesaikan 50 lap di hari pertama tes pramusim, dan hasil itu terlihat bagus bagi tim yang berbasis di Iwata itu saat rekan Vinales, Valentino Rossi tidak jauh di belakang dengan melahap 47 lap.

    Direktur tim Massimo Meregalli menyatakan bahwa Yamaha telah menentukan mesin mana yang akan dipakai dan akan fokus membandingkan data yang mereka peroleh dengan data dari tes pramusim di Sepang, Malaysia.

    Sementara untuk aerodinamika motor, Yamaha masih akan melakukan sejumlah tes.

    Sementara itu Petronas Yamaha SRT memetik hasil positif lewat pebalap rookie Fabio Quartararo yang melakukan debut di MotoGP.

    Pembalap asal Perancis itu finis terbaik ketujuh dan menyelesaikan 49 lap. Sedangkan Franco Morbidelli berada di P14.

    Alex Rins menyelesaikan 48 lap dan pembalap Spanyol itu menunjukkan hasil baik bagi pabrikan asal Hamamatsu itu setelah hampir menjadi yang tercepat pula di Sepang.

    Rekan satu tim Joan Mir berada di P11.

    Suzuki memiliki knalpot baru yang diuji. Manajer tim Davide Brivio mengonfirmasi jika sasis mereka telah ditentukan, begitu juga spesifikasi mesin yang akan dipakai.

    Saat ini Suzuki akan fokus ke tuning dan detail termasuk pengecekan akhir paket aerodinamika, suspensi dan penyetelan.

    Di belakang dua pembalap teratas ada duo pebalap Ducati Mission Winnow dengan Andrea Dovizioso yang lebih cepat 0,044 detik dari rekannya Danilo Petrucci.

    Ducati memiliki lap lebih sedikit dari tim pesaingnya, Dovi melahap 29 lap sementara Petrucci sebanyak 37 lap.

    Petrucci unggul tipis 0,010 detik dari Rossi yang berada di peringkat lima.

    Manajer tim Ducati Davide Tardozzi mengatakan bahwa mereka sedang fokus mengembangkan sejumlah detail dan akan fokus untuk menentukan paket aero pada tes Minggu.

    Berikut hasil tes pramusim di Sirkuit Losail, Qatar, Sabtu (23/3)
    1. Maverick Vinales ESP Monster Yamaha (YZR-M1) 1m 55.051s [Lap 48/50]
    2. Alex Rins ESP Suzuki Ecstar (GSX-RR) 1m 55.159s +0.108s [45/48]
    3. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici) 1m 55.550s +0.499s [23/29]
    4. Danilo Petrucci ITA Ducati Team (Desmosedici) 1m 55.594s +0.543s [25/37]
    5. Valentino Rossi ITA Monster Yamaha (YZR-M1) 1m 55.604s +0.553s [42/47]
    6. Tito Rabat ESP Reale Avintia (Desmosedici) 1m 55.694s +0.643s [44/44]
    7. Fabio Quartararo FRA Petronas Yamaha SRT (YZR-M1)* 1m 55.772s +0.721s [42/49]
    8. Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V) 1m 55.943s +0.892s [28/45]
    9. Pol Espargaro ESP Red Bull KTM Factory (RC16) 1m 56.040s +0.989s [43/47]
    10. Marc Marquez ESP Repsol Honda (RC213V) 1m 56.167s +1.116s [26/34] 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.