Pensiun dari Bola, David Beckham Masih Digandrungi Penggemar

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • David Beckham dan Victoria Beckham menghadiri pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle di St. George's Chapel di Kastil Windsor, Inggris, 19 Mei 2018. Sejumlah tamu yang diundang merupakan sahabat dari pasangan pengantin dan keluarga kerajaan. AP/Gareth Fuller

    David Beckham dan Victoria Beckham menghadiri pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle di St. George's Chapel di Kastil Windsor, Inggris, 19 Mei 2018. Sejumlah tamu yang diundang merupakan sahabat dari pasangan pengantin dan keluarga kerajaan. AP/Gareth Fuller

    TEMPO.CO, Jakarta - Dia boleh pensiun sebagai pemain sepak bola, tetapi David Beckham masih memiliki daya tarik magis bagi para penggemar olahraga. Banyak fans menyambutnya antusias ketika menonton pertandingan liga basket Amerika Serikat.

    Daily Mail dalam laporanya menulis, mantan bintang bola Inggris berusia 43 tahun itu pada Rabu 27 Februari 2019, menikmati pertandingan bola basket di Amerika Serikat antara Los Angeles Lakers melawan New Orleans Pelicans.

    "Di pertandingan tersebut, Beckham duduk di kursi dekat lapangan sehingga bisa menyaksikan LeBron James dkk dari dekat, termasuk para penari sorak," tulis Daily Mail, Kamis 28 Februari 2019.

    Mantan gelandang jempolan Inggris yang menikah dengan bekas penyanyi Spice Girl, Victoria, hampir dua puluh tahun itu terlihat nakal ketika seorang gadis pemandu sorak lari di depannya. "Ia memperhatikan pemandu sorak bercelana minim warna ungu dengan pandangan nakal."

    Sementara itu, rekan-rekan Beckham cuek dengan pemandangan di depannya. Mereka sibuk memainkan telepon genggam dan bercanda dengan Beckham sebelum Lakers memenangkan pertandingan dengan skor 125 melawan 119.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.