Gagal Juarai Jerman Terbuka, Hafiz/Gloria Bersiap ke All England

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja. (badmintonindonesia.org)

    Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja. (badmintonindonesia.org)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan atlet bulu tangkis ganda campuran Indonesia Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja harus puas dengan posisi runner-up dalam turnamen Jerman Open 2019, setelah kalah dari pasangan Korea Selatan Seo Seung Jae/Chae Yujung pada laga final di Muelheim an der Ruhr Jerman, Minggu waktu setempat.

    Hafiz/Gloria kalah 17-21, 11-21 setelah berjuang selama 36 menit permainan melawan pasangan peringkat 10 dunia itu.

    Pada game pertama, Hafiz/Gloria sudah memimpin sejak awal permainan dengan skor 3-1, 4-1, 5-2, 9-7, 12-10, dan 17-15. Namun, pasangan Negeri Ginseng itu justru melesat setelah kedudukan 17-17. Seo/Chae langsung mengembalikan kedudukan menjadi 19-17, 20-17, dan merebut game 21-17.

    Permainan ganda Indonesia peringkat 11 dunia itu justru melorot pada game kedua. Mereka seakan tertekan dari lawan dengan poin 0-3, 2-5, 3-9, 4-11, 6-13, 7-15, 10-17 sehingga permainan berakhir 11-21 pada game kedua.

    Hasil pertandingan dalam turanmen tingkat Super 300 itu memastikan rekor 0-1 bagi Hafiz/Gloria dari Seo/Chae.

    Pasangan Merah-Putih yang menempati unggulan enam itu melaju ke putaran final dengan mengalahkan pasangan Belanda Robin Tabeling/Selena Piek dalam tiga game 16-21, 21-13, 23-21 pada pertandingan semifinal.

    Walau gagal merebut juara di Jerman, Hafiz/Gloria harus kembali bersiap untuk mengikuti turnamen All England yang akan berlangsung mulai Rabu (6 Maret) hingga Minggu (10 Maret). Pada turnamen tingkat Super 1000 itu, Hafiz/Gloria akan berhadapan dengan sesama pasangan Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti pada laga pertama ganda campuran.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?