Mereka Para Petarung MMA yang Kariernya Dihancurkan Narkoba

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan bintang UFC, Jason

    Mantan bintang UFC, Jason "Mayhem" Miller. (Esther Lin/MMA Fighting)

    TEMPO.CO, Jakarta - Doping, narkoba, dan zat-zat terlarang adalah musuh utama dunia olahraga yang sayangnya justru sering bersahabat dengan para atlet, termasuk petarung MMA.

    Jon Jones adalah salah satu petarung MMA top yang sering tersangkut kasus doping, meskipun dalam laga terakhirnya melawan Anthony Smith di UFC 235 akhir pekan lalu dia bersih.

    Baca: UFC 235: Usai Lecehkan Khabib Nurmagomedov, Tyron Woodley Kalah

    Namun tidak sedikit para petarung MMA yang mengalami kehancuran karier karena tak mampu menguasai diri dari ketergantungan terhadap doping dan narkoba.

    Inilah beberapa petarung MMA yang kariernya hancur gara-gara doping dan narkoba.

    1. Jason Miller

    Jason Miller adalah petarung MMA asal Amerika Serikat yang pernah mengalami masa jaya. Dia dianggap tampan dan pandai melucu, sehingga MTV memakainya sebagai pembawa acara reality show Bully Beatdown. Tetapi di balik itu, dia adalah pecandu narkoba parah. Miller akhirnya tersangkut banyak kasus kriminal, mulai kekerasan dalam rumah tangga hingga menyerang polisi. Sempat tujuh kali masuk penjara, nama Miller akhirnya lenyap dari dunia MMA.

    2. Josh Grispi

    Josh Grispi mengawali karier MMA dengan gemilang. Dia sempat menjadi penantang utama di kelas bulu UFC. Namun kelakuan liar di luar oktagon dan ketergantungan pada narkoba dan doping menghancurkan harapannya. Grispi saat ini masih mendekam di penjara, setelah dijatuhi hukuman selama 5 tahun 6 bulan karena menyiksa istrinya, terlibat narkoba, kepemilikan senjata api tanpa izin, dan banyak lagi.

    Petarung MMA Brian Bowles (kiri)) saat menghadapi Uriah Faber dalam UFC 139. (UFC)

    3. Brian Bowles

    Brian Bowles adalah petarung kelas bantam yang terkenal di WEC sebelum promotor MMA itu merger dengan UFC pada 2010. Bowles gagal menjadi juara usai kalah dari Uriah Fabber. Sayang dia tak bisa kembali dan justru terbenam dalam narkoba. Bowles berkali-kali dipenjara akibat narkoba, kepemilikan senjata, dan kekerasan. Dia tak pernah lagi terjun ke MMA sejak 2013.

    4. Paul Kelly

    Paul Kelly adalah petarung asal Liverpool, Inggris. Dia memiliki teknik serangan yang hebat. Sayang, Kelly tak mampu lepas dari cengkeraman narkoba. Kelly dipenjara pada tahun 2013 akibat terlibat perdagangan heroin. Dia bebas pada tahun 2017, namun belum pernah kembali ke persaingan MMA papan atas.

    Petarung MMA asal Brasil, Rousimar Pilhares (WSOF)

    5. Rousimar Palhares

    Rousimar Palhares adalah petarung asal Brasil yang ahli jiu jitsu. Sayang karena kedekatannya dengan doping dan narkoba, aksi-aksinya di dalam oktagon dan cage sering berlebihan. Tercatat dua kali Palhares nyaris membunuh lawan yang sudah menyerah, karena dia tidak melepaskan cekikan di leher sang lawan. Palhares akhirnyat dilepaskan UFC dan tidak pernah mendapatkan kontrak lagi dari promotor manapun.

    MMA ON POINT | MOM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.