Persiapan SEA Games 2019, Tim Hoki Es Uji Tanding di Malaysia

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim hoki es Indonesia untuk SEA Games  2019 Filipina. (Federasi Hoki Es Indonesia)

    Tim hoki es Indonesia untuk SEA Games 2019 Filipina. (Federasi Hoki Es Indonesia)

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam persiapan jangka panjang menuju SEA Games 2019 Filipina, tim hoki es Indonesia menunjukkan prestasi yang menjanjikan. Tim yang dipimpin Ronald Situmeang tersebut lolos ke semifinal Kejuaraan IIHF Ice Hockey Challenge Men’s Cup of Asia 2019, 2-9 Maret, yang digelar di Petaling Jaya, Malaysia.

    Bergabung di grup B bersama Oman dan Makau, tim Merah Putih saat ini memimpin klasemen grup setelah meraih tiga kemenangan beruntun dalam kompetisi yang menganut sistem double round robin, yakni setiap negara akan saling bertanding sebanyak dua kali. Felix Haristian, dkk. dua kali mengalahkan Oman dengan skor, 3-2 dan 6-5. Sementara saat bertemu Makau, tim Indonesia menang dengan skor, 6-3.

    Dengan hasil ini, Indonesia dipastikan lolos dari penyisihan grup dan menanti calon lawan dari grup A yang saat ini dipimpin oleh Malaysia. Grup A terdiri dari Singapura, Filipina, Mongolia, dan tuan rumah, Malaysia.

    Baca: Atletik Andalkan Sapwaturrahman untuk Raih Emas SEA Games 2019

    "Hasil yang sangat baik dan sejujurnya diluar ekspektasi kami. Di gim melawan Makau dan Oman sempat terjadi kejar mengejar skor, tapi saya mengapresiasi tim yang bisa tetap tenang dan fokus dalam setiap gim untuk mengejar kemenangan," ujar Felix Haristian, kapten tim Indonesia, Selasa 5 Maret 2019.

    Dalam turnamen tahunan Challenge Cup of Asia (CCOA) yang diselenggarakan International Ice Hockey Federation (IIHF), organisasi internasional yang mewadahi cabang olahraga hoki es, Indonesia tidak memasang target muluk. Dengan waktu persiapan selama enam bulan dan berlatih di dua arena ice rink yang terdapat di Bintaro Exchange, Tangsel dan Mall Taman Anggrek, Jakarta, tim berkekuatan 20 pemain dan lima ofisial ini mengincar peringkat ketiga.

    "Meskipun ketat, kekuatan Malaysia dan Filipina masih berada di atas kami. Namun, kami menjadikan ajang ini sebagai pemanasan sekaligus mematangkan para pemain yang didominasi atlet-atlet muda agar terbiasa dengan iklim kompetisi. Ini hasil yang bagus dan akan meningkatkan mental para pemain," ujar Ronald Situmeang, Ketua FHEI (Federasi Hoki Es Indonesia).

    Baca: Dayung Targetkan Sembilan Emas di SEA Games 2019

    Saat ini, tim ditangani pelatih asal Kanada, Shaw Steven Berg yang membenahi strategi dan teknik permainan para atlet. Diharapkan dengan sentuhan pelatih asing dan hasil terbaik di kejuaraan ini, tim Merah Putih bisa mendulang prestasi di SEA Games mendatang.

    Setidaknya memperbaiki prestasi di SEA Games 2017 yang gagal memetik satupun kemenangan dalam empat kali bertanding.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.